Arifin, Bupati Tapin yang Bangun Ekonomi dan Melayani Masyarakat
Rabu, 22 Februari 2023 - 18:15 WIB
loading...
Memasuki usia 68 tahun tidak mengendurkan semangat Bupati Tapin M Arifin untuk tetap mengabdikan diri dan berkarya bagi masyarakat Tapin.
A
A
A
RANTAU - Kabupaten Tapin yang di Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini dipimpin Bupati M Arifin. Memasuki usia 68 tahun tidak mengendurkan semangat Arifin untuk tetap mengabdikan diri dan berkarya bagi masyarakat Tapin.
Achmad Ebet Riyadi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, mencatat sejumlah contoh pencapaian yang bisa dilihat kasat mata, misalnya menyulap Rantau Baru menjadi kawasan perkantoran hingga ruang publik yang menumbuhkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, membangun infrastruktur pelayanan untuk masyarakat, seperti mal pelayanan publik hingga rumah sakit baru yang diorientasikan melayani kawasan banua enam di Kalsel.
Arifin yang lahir di Binuang, 12 Februari 1955 ini, menjadikan Tapin sebagai daerah penyangga pangan nasional bagi pemerintah pusat, salah satunya membangun sentra cabai yang konon terpedas di Indonesia.
"Dan yang paling terkenal di masa beliau ini adalah, inovasi pertanian yaitu cabai rawit hiyung. Saat ini di akui sebagai cabai terpedas di Indonesia. Imbasnya, mengharumkan nama daerah hingga perekonomian masyarakat desa," ujar Ebet.
Bahkan Pemkab Tapin telah mendaftarkan secara resmi cabai rawit hiyung sebagai varietas tanaman lokal khas dengan nomor pendaftaran: 09/PLV/2012 pada April 2012.
Laboratorium pengujian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Kementerian Pertanian menyebutkan cabai rawit hiyung hanya bisa tumbuh maksimal di Rawa Lebak dan memiliki kepedasan hingga 94.500 ppm.
Achmad Ebet Riyadi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, mencatat sejumlah contoh pencapaian yang bisa dilihat kasat mata, misalnya menyulap Rantau Baru menjadi kawasan perkantoran hingga ruang publik yang menumbuhkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, membangun infrastruktur pelayanan untuk masyarakat, seperti mal pelayanan publik hingga rumah sakit baru yang diorientasikan melayani kawasan banua enam di Kalsel.
Arifin yang lahir di Binuang, 12 Februari 1955 ini, menjadikan Tapin sebagai daerah penyangga pangan nasional bagi pemerintah pusat, salah satunya membangun sentra cabai yang konon terpedas di Indonesia.
"Dan yang paling terkenal di masa beliau ini adalah, inovasi pertanian yaitu cabai rawit hiyung. Saat ini di akui sebagai cabai terpedas di Indonesia. Imbasnya, mengharumkan nama daerah hingga perekonomian masyarakat desa," ujar Ebet.
Bahkan Pemkab Tapin telah mendaftarkan secara resmi cabai rawit hiyung sebagai varietas tanaman lokal khas dengan nomor pendaftaran: 09/PLV/2012 pada April 2012.
Laboratorium pengujian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Kementerian Pertanian menyebutkan cabai rawit hiyung hanya bisa tumbuh maksimal di Rawa Lebak dan memiliki kepedasan hingga 94.500 ppm.
Lihat Juga :