Teka-teki Jumlah Bubuk Petasan yang Meledak di Ponggok Blitar, Polisi Selidiki Informasi 500 Kg
Selasa, 21 Februari 2023 - 23:39 WIB
loading...
A
A
A
Argo mengaku belum bisa memastikan keaslian foto tersebut. Sebab bisa jadi foto diambil bukan dari lokasi kejadian. Polisi juga sudah berusaha mengonfirmasi ke masyarakat dan sementara mengatakan tidak ada yang tahu. “Kendati demikian akan kita dalami,” ungkap Argo.
Dari hasil olah TKP dan investigasi, bubuk petasan yang meledak pada Minggu (19/2/2023) tengah malam diperkirakan 10 kilogram lebih.
Baca juga: Porak-poranda! Begini Penampakan Terbaru Lokasi Ledakan di Ponggok Blitar
Polisi mengacu pada tiga panci yang ditemukan di pusat ledakan. Panci dengan kapasitas masing-masing 5 kilogram itu disinyalir kuat tempat menyimpan bubuk petasan yang kemudian meledak.
Argo mengatakan, tidak tertutup kemungkinan jumlah bubuk petasan mencapai lebih dari 20 kilogram. Hal itu mengacu pada efek kerusakan yang ditimbulkan. Namun untuk membuktikan hal itu tidak mudah. Karena yang ditemukan petugas di lapangan hanya sisa residu.
Saat ini, petugas juga masih memburu pemasok bahan-bahan racikan bubuk petasan yang diduga berasal dari luar wilayah Blitar. “Memastikan itu (lebih dari 20 kilogram) tidak mungkin karena tinggal sisa residu,” katanya.
Dari hasil olah TKP dan investigasi, bubuk petasan yang meledak pada Minggu (19/2/2023) tengah malam diperkirakan 10 kilogram lebih.
Baca juga: Porak-poranda! Begini Penampakan Terbaru Lokasi Ledakan di Ponggok Blitar
Polisi mengacu pada tiga panci yang ditemukan di pusat ledakan. Panci dengan kapasitas masing-masing 5 kilogram itu disinyalir kuat tempat menyimpan bubuk petasan yang kemudian meledak.
Argo mengatakan, tidak tertutup kemungkinan jumlah bubuk petasan mencapai lebih dari 20 kilogram. Hal itu mengacu pada efek kerusakan yang ditimbulkan. Namun untuk membuktikan hal itu tidak mudah. Karena yang ditemukan petugas di lapangan hanya sisa residu.
Saat ini, petugas juga masih memburu pemasok bahan-bahan racikan bubuk petasan yang diduga berasal dari luar wilayah Blitar. “Memastikan itu (lebih dari 20 kilogram) tidak mungkin karena tinggal sisa residu,” katanya.
Lihat Juga :