Permudah Pembayaran di Pelosok Desa, BPJAMSOSTEK Gandeng PT POS Indonesia
Jum'at, 17 Februari 2023 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kita tidak melihat ini sebagai bisnis saja, saya juga sudah dengar dan tahu ternyata memang banyak manfaat yang didapatkan oleh peserta dari BPJAMSOSTEK ini," jelas Haris.
Haris menambahkan, bahwa dirinya menyadari masih banyak pekerja di luar sana yang belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan, oleh sebab itu dirinya berkomitmen untuk mendorong agar kesejahteraan pekerja ini terwujud.
"Jadi bagaimana kita bisa membantu masyarakat untuk mendapat fasilitas dari BPJS Ketenagakerjaan, oleh karena itu saya mendorong literasi BPJS Ketenagakerjaan. Kita melihat, kita prihatin, ada kondisi- kondisi di luar sana misalnya beliau meninggal, mereka tidak mendapatkan apa- apa, tetapi dengan ikut BPJS Ketenagakerjaan hanya dengan Rp16,800 mereka sudah terjamin, ini luar biasa menurut saya," katanya.
"Oleh karena itu, kita PT Pos Indonesia ikut membantu bagaimana masyarakat di luar sana terutama yang kita dorong ini adalah pekerja bukan penerima upah contohnya petani," tambahnya.
Hal itu sejalan dengan kampanye BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini sedang gencar dilakukan untuk pekerja bukan penerima upah, kampanye komunikasi tersebut bernama Kerja Keras Bebas Cemas.
Haris menambahkan, bahwa dirinya menyadari masih banyak pekerja di luar sana yang belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan, oleh sebab itu dirinya berkomitmen untuk mendorong agar kesejahteraan pekerja ini terwujud.
"Jadi bagaimana kita bisa membantu masyarakat untuk mendapat fasilitas dari BPJS Ketenagakerjaan, oleh karena itu saya mendorong literasi BPJS Ketenagakerjaan. Kita melihat, kita prihatin, ada kondisi- kondisi di luar sana misalnya beliau meninggal, mereka tidak mendapatkan apa- apa, tetapi dengan ikut BPJS Ketenagakerjaan hanya dengan Rp16,800 mereka sudah terjamin, ini luar biasa menurut saya," katanya.
"Oleh karena itu, kita PT Pos Indonesia ikut membantu bagaimana masyarakat di luar sana terutama yang kita dorong ini adalah pekerja bukan penerima upah contohnya petani," tambahnya.
Hal itu sejalan dengan kampanye BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini sedang gencar dilakukan untuk pekerja bukan penerima upah, kampanye komunikasi tersebut bernama Kerja Keras Bebas Cemas.
Lihat Juga :