Kisah Dusun Sodom Gomorah di Banjarnegara yang Lenyap Misterius dalam Semalam

Jum'at, 17 Februari 2023 - 10:11 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan cerita masyarakat sekitar, setiap malam warga dusun tersebut mengadakan tarian erotis yang dibawakan para penari perempuan sehingga berujung kepada perzinahan. Sehingga pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Namun saat tengah malam hujan reda lalu tiba-tiba terdengar suara seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan.

Pagi harinya masyarakat di sekitar dukuh atau Dusun Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah dan belahannya itu menimbun Dusun Legetang. Dusun Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan hanya rata dengan tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya tewas.

Baca juga: Kisah Kedahsyatan Pasukan Estri Ladrang Mangungkung, Berisi Prajurit Wanita yang Luwes namun Mematikan

Gegerlah kawasan Dieng. Seandainya Gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu hanya akan menimpa di bawahnya. Akan tetapi kejadian ini bukan longsornya gunung. Antara Dukuh Legetang dan Gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi potongan gunung itu terangkat dan melewatu sungai maupun jurang lalu jatuh menimpa Dukuh Legetang.

Mantan Kepala Dusun (Kadus) Pesantren, Yahya (60) warga Kasiran RT 04 RW 01, Desa Pekasiran mengatakan, dulunya warga Dusun Legetang, keadaan ekonominya makmur dari hasil pertanian. Namun, mereka kebanyakan warganya, melakukan perjudian, perselingkuhan dan minim dengan agama.

“Sebelum kejadian itu, warga telah tahu kalau Gunung Pengamun-amun retak, kemudian mereka membuat lubang besar dengan lebar 25 meter dan panjang 50 meter. Harapannya kalau terjadi longsor, masuk di lubang yang dibuat,” ujar Yahya memperoleh cerita dari almarhum ayahnya, Ahmad Yusuf, yang juga mantan Kadus.

Yahya melanjutkan ceritanya, dari peristiwa tersebut hanya satu orang yang selamat. Orang yang selamat tersebut istri tertua dari bau (kepala dusun) Legetang Rana, yang asli Karangtengah. “Bu Rana, hanyut bersama kursinya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut H Mad Toyib (72) warga Kepakisan RT 02 RW 02, Desa Kepakisan, tanah longsor tersebut terjadi pada malam hari di pertengahan April 1955. Ketika itu, Indonesia baru merdeka menginjak usia 10 tahun sehingga kebanyakan terjadi kekurangan ekonomi, istilahnya terjadi Sensus (adol seng dienggo ngisi usus). Namun di Dusun Legetang, subur makmur dalam soal makanan. Namun, tiba-tiba pada pukul 23.00 WIB, terjadi longsor di Pegunungan Pengamun-amun di sisi barat dusun dan menutup Dusun Legetang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Doa Nabi Luth AS : Mohon...
Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Azab Allah, Diamalkan Nabi Luth AS
Tanah Longsor Banjarnegara:...
Tanah Longsor Banjarnegara: Korban Meninggal Dunia Menjadi 3 Orang, 25 Lainnya Hilang
Rekomendasi
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved