Pansus BOK Bakal Periksa Eks Plt Kadis Kesehatan Bulukumba

Rabu, 15 Juli 2020 - 19:42 WIB
loading...
Pansus BOK Bakal Periksa...
Rapat paripurna pembentukan pansus terkait anggaran COVID-19 di DPRD Bulukumba, termasuk Pansus BLT dan Pansus BOK. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A A A
BULUKUMBA - Panitia Khusus (Pansus) Biaya Operasional Kesehatan (BOK) akan memanggil eks Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Andi Ade Ariyadi, untuk dilakukan pemeriksaan. Sejauh ini, Pansus BOK sudah memeriksa Kadis Keuangan dan juga Kadis Kesehatan Kabupaten Bulukumba terkait ada potensi kerugian negara.

"Untuk Kadinkes 2019 tetap kita akan panggil selaku ketua tim teknis," kata anggota Pansus BOK, Safiuddin, Rabu (15/7/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihaknya mendapati selama kepemimpinan Andi Ade, dr Wahyuni yang kala itu menjabat sekretaris dinas kesehatan tak pernah dilibatkan, baik untuk paraf maupun hal berkaitan dengan BOK lainnya.

Berdasarkan data yang didapatkan, pansus menemukan adanya potensi kerugian negara mencapai Rp7 miliar lebih. Hal itu berdasarkan penelusuran yang dilakukan setelah menghadirkan sejumlah pihak terkait. Bahkan, sehari menjelang pelantikan Kadinkes, dr Wahyuni, tim teknis dikabarkan melakukan pencairan sebesar Rp6 miliar.

Baca Juga: DPRD Bulukumba Bentuk 3 Pansus Awasi Penggunaan Anggaran COVID-19

Sebelumnya, Pansus BOK telah telah memanggil Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, Andi Sufardiman, dan Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Wahyuni. Mereka pun telah menyampaikan keterangan pada Rapat Pansus BOK 2019 di Gedung DPRD Bulukumba.

Mereka memaparkan realisasi BOK 2019 serta dokumen BOK yang telah disita penyidik Tipikor Polres Bulukumba. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ditemukan lebih dari Rp6 miliar anggaran BOK tidak sampai ke Puskesmas. Dana kesehatan yang tidak sampai itu dianggap hanya dibagi-bagi.

Menanggapi hal itu, Anggota Pansus BOK lainnya, Abu Thalib, merasa malu mendegar anggaran tahun 2019 tersebut dibagi-bagi ke pejabat. Meski begitu, legislator Bulukumba dari Fraksi Golkar itu berharap informasi yang ia dengar tersebut tidak benar.

"Kita merasa malu uang itu dibagi-bagi. Siapa tahu Rp 6,4 miliar dibagi-bagi tidak benar," tutur Abu Thalib.

Baca Juga: Dugaan Korupsi BOK Dinkes, Bendahara Hingga Plt Kadinkes Diperiksa

Meski mengaku malu, namun bila ada bukti kuat uang BOK dibagi-bagi, dirinya menyebutkan bahwa pihak Tipikor perlu didukung. Pansus lanjut dia, akan memberikan kekuatan kepada Tipikor. Abu Thalib juga meminta Kadis Kesehatan tidak mempersulit kinerja Pansus BOK.

Abu Thalib menyampaikan hal itu dalam menanggapi pernyataan Kadis Kesehatan dr Wahyuni, yang mengaku tidak bisa memberikan data BOK 2019 ke pansus lantaran seluruh dokumen BOK 2019 sudah disita penyidik Tipikor.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Wahyuni, menyampaikan jika pengelolaan BOK 2019 dilakukan oleh tim yang dibentuk berdasarkan surat keputusan (SK). Dimana data dan dokumen kini telah disita pihak kepolisian demi kepentingan penyidikan.

“Tapi seluruh dokumen fisik BOK 2019 sudah disita oleh penyidik Tipikor. Kami agak susah berikan dokumen ke Pansus. Sudah tidak ada lagi bukti-bukti. Kami tidak akan mampu berikan. Langsung diambil Tipikor yang datang ke kantor Dinas Kesehatan,” kata dr Wahyuni.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tangsel Darurat Sampah...
Tangsel Darurat Sampah Imbas Penutupan TPA Cipeucang, DPRD Gulirkan Pansus
Pemakzulan Bupati Pati...
Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, DPRD Sepakat Bentuk Pansus dan Ini Mekanisme Selanjutnya
Entaskan Kemiskinan,...
Entaskan Kemiskinan, DPRD Jabar Minta Pemprov Tingkatkan Kolaborasi Multipihak
Tiga Pansus DPRD Segera...
Tiga Pansus DPRD Segera Bahas LKPJ Bupati Kendal Tahun Anggaran 2022
Pansus LKPJ Mulai Lakukan...
Pansus LKPJ Mulai Lakukan Kunjungan Lapangan, Program Skala Besar Jadi Incaran
Serius! DPRD Kabupaten...
Serius! DPRD Kabupaten Blitar Bentuk Pansus Dugaan Pencemaran Limbah PT Greenfields
Jadi Wakil Ketua Pansus...
Jadi Wakil Ketua Pansus RUU Desain Industri, Lola Dorong Industri Nasional Kuat dan Terlindungi
Temuan Kayu Gelondongan...
Temuan Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Puan Buka Peluang DPR Bentuk Pansus Bencana
Bersinggungan dengan...
Bersinggungan dengan Konflik Lahan, Anggota Pansus Agraria DPR Rawan Kepentingan
Rekomendasi
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved