Siapkan Lahan 30 Hektar, Ponpes Gontor Buka Cabang di Muba
Rabu, 15 Juli 2020 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Staf Khsus Bupati Muba Bidang Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Najib Asmani mengungkapkan PMDG adalah Ponpes terbesar di Indonesia sudah tersebar di 19 wilayah berbeda yang memang banyak peminatnya dengan rata-rata menerima 1.500 siswa pertahun.
"Kalau kita mau mendirikan Ponpes ini kita harus menghibahkan penuh lahan, manajemen dan yang mengajar pun alumni dari Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor," ungkap Najib.
Sementara Kabag Kesra Setda Muba Opi Pahlopi yang sekaligus sebagai Ketua Pondok Pesantren Muba, mengatakan di Bumi Serasan Sekate saat ini ada sebanyak 62 pondok pesantren, dan ia sependapat jika dibangunkan PMDG akan menambah jumlah ponpes, ini juga termasuk dalam pelaksanaan visi misi Pemakb Muba yakni membangun umat berbasis agama.
"Pada intinya kami sangat setuju dibangunnya PMDG di Muba," kata Opi Palopi.
Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Ahmad Nasuhi, Plt Kepala Dinas PU Perkim Rismawati Gatmir, Kabag Kerjasama Daerah Setda Muba Dicky Meiriando, dan Perwakilan Kemenag Muba Ahmad Yani.
"Kalau kita mau mendirikan Ponpes ini kita harus menghibahkan penuh lahan, manajemen dan yang mengajar pun alumni dari Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor," ungkap Najib.
Sementara Kabag Kesra Setda Muba Opi Pahlopi yang sekaligus sebagai Ketua Pondok Pesantren Muba, mengatakan di Bumi Serasan Sekate saat ini ada sebanyak 62 pondok pesantren, dan ia sependapat jika dibangunkan PMDG akan menambah jumlah ponpes, ini juga termasuk dalam pelaksanaan visi misi Pemakb Muba yakni membangun umat berbasis agama.
"Pada intinya kami sangat setuju dibangunnya PMDG di Muba," kata Opi Palopi.
Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Ahmad Nasuhi, Plt Kepala Dinas PU Perkim Rismawati Gatmir, Kabag Kerjasama Daerah Setda Muba Dicky Meiriando, dan Perwakilan Kemenag Muba Ahmad Yani.
(atk)