Dinkes Sulsel Optimistis Tekan Kasus Stunting di Tengah Pandemi COVID-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan pendamping gizi merupakan orang berkompeten dalam menekan kasus stunting di daerah lokus dan akan dilakukan tes swab COVID-19 sebelum para pendamping terjun ke daerah lokus.
"Tenaga pendamping gizi adalah lulusan pendidikan gizi yang berkompeten yang telah dilatih dan dalam pelaksanannya mereka harus menerapkan protokol kesehatan serta menjadi edukator COVID-19," terang Husni.
Husni lebih lanjut mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pemerintah daerah yang mendukung dan siap mensukseskan program ini. "Alhamdulillah program Gammara'Na direspon baik oleh Bupati Bone dan Bupati Enrekang," katanya.
Program menekan kasus stunting diketahui menjadi salah satu prioritas dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Untuk mensukseskan program ini, pemerintah provinsi melibatkan daerah, khususnya yang angka kasus stuntingnya masih tinggi.
Baca Juga: Angka Stunting Tinggi, Orang Tua Diminta Perbaiki Pola Asuh Anak
"Tenaga pendamping gizi adalah lulusan pendidikan gizi yang berkompeten yang telah dilatih dan dalam pelaksanannya mereka harus menerapkan protokol kesehatan serta menjadi edukator COVID-19," terang Husni.
Husni lebih lanjut mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pemerintah daerah yang mendukung dan siap mensukseskan program ini. "Alhamdulillah program Gammara'Na direspon baik oleh Bupati Bone dan Bupati Enrekang," katanya.
Program menekan kasus stunting diketahui menjadi salah satu prioritas dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Untuk mensukseskan program ini, pemerintah provinsi melibatkan daerah, khususnya yang angka kasus stuntingnya masih tinggi.
Baca Juga: Angka Stunting Tinggi, Orang Tua Diminta Perbaiki Pola Asuh Anak
(tri)
Lihat Juga :