PT KAI Bongkar Puluhan Rumah Semi Permanen di Ancol
Rabu, 15 Juli 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Haris menambahkan, untuk sementara waktu pengurus RT beserta RW tengah membuat tenda darurat untuk warga. "Untuk sementara kita tempatkan di tenda yang sudah kami siapkan dan menunggu arahan selanjutnya," ucapnya.
Salah satu warga yang terkena gusuran, Laras (59), mengatakan, setelah penggusuran warga tidak diberikan bantuan. "Kami cuma bisa pasrah saja. Padahal lagi kondisi Corona begini. Mau bagaimana lagi. Ini saja tenda bantuan sesama warga," kata Laras.
Sementara itu, Lurah Ancol, Rusmin mengungkapkan, penggusuran warga merupakan wewenang PT KAI. "Karena itu memang lahannya. Namun kami juga tidak bisa membiarkan warga 'terkatung katung'. Untuk itu barusan kami baik dari kecamatan dan pemerintah kota berkordinasi untuk menawarkan rusun di Marunda dan Cilincing," jelasnya.
Salah satu warga yang terkena gusuran, Laras (59), mengatakan, setelah penggusuran warga tidak diberikan bantuan. "Kami cuma bisa pasrah saja. Padahal lagi kondisi Corona begini. Mau bagaimana lagi. Ini saja tenda bantuan sesama warga," kata Laras.
Sementara itu, Lurah Ancol, Rusmin mengungkapkan, penggusuran warga merupakan wewenang PT KAI. "Karena itu memang lahannya. Namun kami juga tidak bisa membiarkan warga 'terkatung katung'. Untuk itu barusan kami baik dari kecamatan dan pemerintah kota berkordinasi untuk menawarkan rusun di Marunda dan Cilincing," jelasnya.
(wib)
Lihat Juga :