Asal Usul Pulau Oksigen Giliyang di Sumenep, Miliki Udara Terbersih di Dunia
Jum'at, 10 Februari 2023 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kita dapat info itu dari keturunan Daeng Masalle yang pertama kali tiba melalui pantai Leguna, " kata Arman, Jumat (10/2/2023).
Pantai Laguna tersebut saat ini menjadi Desa Banraas. Satu di antara dua desa di Giliyang. Mengenai asal usul nama Giliyang, menurut Arman berasal dari kata Gili (pulau) dan Iyang (sesepuh). Meski ia sendiri tidak menampik jika ada versi lain.
"Malah ada yang mengatakan, jika Daeng Masalle itu tiba di Giliyang sekitar 1920-an. Ini mungkin perlu dikaji lagi, karena yang menceritakan pada kami itu keturunan Masalle yang kedelapan. Dia juga menyebut, tahun kedatangan leluhurnya itu yaitu tahun 1818," ungkap Arman.
Setelah Masalle, banyak keluarganya yang dari Makassar ikut hijrah melalui Desa Bancamara. Mereka terus menetap turun-temurun dan berasimilasi dengan warga lokal di pulau itu.
"Sisa-sisa sejarahnya masih ada salah satunya berupa pagar Batu tempo dulu," pungkasnya.
Pantai Laguna tersebut saat ini menjadi Desa Banraas. Satu di antara dua desa di Giliyang. Mengenai asal usul nama Giliyang, menurut Arman berasal dari kata Gili (pulau) dan Iyang (sesepuh). Meski ia sendiri tidak menampik jika ada versi lain.
"Malah ada yang mengatakan, jika Daeng Masalle itu tiba di Giliyang sekitar 1920-an. Ini mungkin perlu dikaji lagi, karena yang menceritakan pada kami itu keturunan Masalle yang kedelapan. Dia juga menyebut, tahun kedatangan leluhurnya itu yaitu tahun 1818," ungkap Arman.
Setelah Masalle, banyak keluarganya yang dari Makassar ikut hijrah melalui Desa Bancamara. Mereka terus menetap turun-temurun dan berasimilasi dengan warga lokal di pulau itu.
"Sisa-sisa sejarahnya masih ada salah satunya berupa pagar Batu tempo dulu," pungkasnya.
(san)
Lihat Juga :