Profil Bripka Madih, Polisi yang Mengaku Diperas Rp100 Juta oleh Sesama Anggota untuk Kasus Sengketa Tanah
Selasa, 07 Februari 2023 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum kasus pemerasan ini viral, Bripka Madih telah tiga kali dilaporkan oleh Masyarakat ke Propam Polda Metro Jaya.
Madih sempat dilaporkan pada tahun 2014 lalu oleh istrinya atas dugaan kasus KDRT, namun kasus terbesut selesai melalui hukuman pelanggaran disiplin. Hal ini juga yang membuat pernikahan pertamanya itu berakhir.
Pengaduan berikutnya terjadi pada 22 Agustus 2022. Propam mencatat bahwa Madih dilaporkan oleh istri kedua nya atas tuduhan yang sama. Namun belum dapat dilakukan sidang lantaran sang istri sampai saat ini belum dapat hadir di persidangan.
Kemudian pada awal Januari 2023, Bripka Madih kembali mendapat laporan selanjutnya dari Ketua RW 03 Jatiwarna, Nur Aisiah, berkaitan dengan lahan yang dipermasalahkan.
Ketua RW ini mengungkapkan bahwa Bripka Madih sering melakukan teror kepada warganya selama 10 tahun. Namun, tidak ada yang berani melawan karena Madih adalah anggota Polri.
Beberapa tindak yang meresahkan warga juga kerap dilakukan oleh Bripka Madih. Seperti melakukan tindakan teror verbal, hingga merusak fasilitas umum setempat.
Madih sempat dilaporkan pada tahun 2014 lalu oleh istrinya atas dugaan kasus KDRT, namun kasus terbesut selesai melalui hukuman pelanggaran disiplin. Hal ini juga yang membuat pernikahan pertamanya itu berakhir.
Pengaduan berikutnya terjadi pada 22 Agustus 2022. Propam mencatat bahwa Madih dilaporkan oleh istri kedua nya atas tuduhan yang sama. Namun belum dapat dilakukan sidang lantaran sang istri sampai saat ini belum dapat hadir di persidangan.
Kemudian pada awal Januari 2023, Bripka Madih kembali mendapat laporan selanjutnya dari Ketua RW 03 Jatiwarna, Nur Aisiah, berkaitan dengan lahan yang dipermasalahkan.
Ketua RW ini mengungkapkan bahwa Bripka Madih sering melakukan teror kepada warganya selama 10 tahun. Namun, tidak ada yang berani melawan karena Madih adalah anggota Polri.
Beberapa tindak yang meresahkan warga juga kerap dilakukan oleh Bripka Madih. Seperti melakukan tindakan teror verbal, hingga merusak fasilitas umum setempat.
Lihat Juga :