Cerita Miris Korban Pencabulan, Dirudapaksa Selama 19 Hari

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:34 WIB
loading...
A A A
Tetapi, menurut keterangan korban, dia tidak diperbolehkan pulang. Korban baru bisa keluar dari rumah pelakupada 27 Juni 2020. Jadi dari 8 Juni sampai 27 Juni 2020 itu, menurut keterangan, korban tinggal di rumah si pelaku.

"Ini kejahatan luar biasa, di mana si anak dipaksa melakukan kehendakpelaku. Selama di sana, ya diperlakukan seperti itu (pencabulan). Kalau tidak mau melakukan, si pelaku marah dan mengancam akan menyebarkan foto-foto atau video si korban dalam kondisi telanjang," kata Rohman.

Rohman mengungkapkan, kondisi korban saat ini trauma. Bahkan, korban di bawah umur mengalami perdarahan terus menerus. Seharusnya tanggal Jumat 10 Juli 2020, siklus menstruasinya selesai, tapi sampai hari ini masih mengalami pendarahan. "Apakah akibat obat itu atau kondisinya hamil kami belum tahu," ungkap dia.

Korban, tutur Rohman, menyampaikan, setelah 27 Juni 2020 itu, korban begitu saja diputuskan oleh pelaku. Korban sudah memohon-mohon. Karena saat itu korban sudah terlambat datang bulan. Tapi menurut pengakuan korban, si pelaku tetap meninggalkannya.

"Itulah akhirnya membuat korban datang ke rekan saya, Sunan Kalijaga untuk meminta bantuan untuk melaporkan pelaku. Saat ini korban trauma. Korban sudah tidak mau lagi berhubungan dengan pelaku," tutur Rohman.

"Kami menghormati proses hukum. Ketika laporan ini diterima penyidik, tentu kewenangan penyidik untuk menindaklanjutinya," pungkas Rohman.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Geger! Warga Kepung...
Geger! Warga Kepung Rumah Kyai yang C4b*l1 50 Santriwati
Rekomendasi
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Berita Terkini
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved