Kasus Penganiayaan Siswi SD oleh 4 Teman Sekelas Dilimpahkan ke Polres Sukabumi
Minggu, 05 Februari 2023 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Akibat penganiayaan dan pengeroyokan tersebut, lanjut Usep, korban mengalami luka lebam di bagian tangan sebelah kiri dan dikhawatirkan ada luka dalam bagian kepala belakang. Korban sudah dibawa ke Pusksemas Jampangtengah untuk mendapat pertolongan medis dan untuk mendapatkan visum.
"Sampai dengan saat ini korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Setukpa Polri Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif," ujar Usep.
Dalam berita sebelumnya, seorang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi dianiaya dan dikeroyok oleh 4 orang teman laki-laki sekelasnya. Akibatnya korban mengalami luka dalam dan tulang iga yang bergeser.
Baca: Memalukan, Oknum Polisi dan TNI Ditangkap Curi Rel Kereta Api di Asahan.
Saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Polri Kota Sukabumi, untuk melakukan visum, ibu korban yang berinisial AZ (35) menceritakan kronologi kejadian hingga ia akhirnya memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, terkait penganiayaan kepada anaknya RZ (12).
"Awalnya Kamis (3/2/2023) kejadiannya pas jam 09.00 itu pas jam sekolah, jam pelajaran, awalnya pinjem pengahapus anak tersebut (pelaku) ke anak saya, nah udah gitu ga dikasih soalnya lagi dipake. Udah gitu anak itu berempat kumpul dan digebukin anak saya nyampe beberapa kali," ujar ibu korban kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (4/2/2023).
"Sampai dengan saat ini korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Setukpa Polri Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif," ujar Usep.
Dalam berita sebelumnya, seorang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi dianiaya dan dikeroyok oleh 4 orang teman laki-laki sekelasnya. Akibatnya korban mengalami luka dalam dan tulang iga yang bergeser.
Baca: Memalukan, Oknum Polisi dan TNI Ditangkap Curi Rel Kereta Api di Asahan.
Saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Polri Kota Sukabumi, untuk melakukan visum, ibu korban yang berinisial AZ (35) menceritakan kronologi kejadian hingga ia akhirnya memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, terkait penganiayaan kepada anaknya RZ (12).
"Awalnya Kamis (3/2/2023) kejadiannya pas jam 09.00 itu pas jam sekolah, jam pelajaran, awalnya pinjem pengahapus anak tersebut (pelaku) ke anak saya, nah udah gitu ga dikasih soalnya lagi dipake. Udah gitu anak itu berempat kumpul dan digebukin anak saya nyampe beberapa kali," ujar ibu korban kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (4/2/2023).
(nag)
Lihat Juga :