Mpu Kapat, Sosok Misterius yang Jadi Petinggi Kerajaan Majapahit
Selasa, 31 Januari 2023 - 05:06 WIB
loading...
A
A
A
Nama wreddha menteri Mpu Kapat disebut dalam golongan pada tanda rakryan ring pakirakiran makebehan, sesudah penyebutan patih Daha Dyah Purusa Iswara dan patih Majapahit Dyah Halayuda. Karena adanya kata umingsor (ke bawah), maka kedudukan wreddha menteri Mpu Kapat ada di bawah patih Majapahit .
Beberapa piagam juga menyebut wreddha menteri. Piagam Berumbung 1329, misalnya, nama wreddha menteri disebut sesudah penyebutan Sang Panca Wilwatikta. Jumlahnya ada dua yakni wreddha menteri mahakusumawardhana Sang Arya Patipati Mpu Kapat dan wreddha menteri senapati sang Arya Mapanji Elup.
Piagam Blitar yang bertarikh tahun 1330 mencatat jabatan wreddha menteri diemban Arya Dewaraja Mpi Aditya. Nama Mpu Aditya masih tercatat sebagai wreddha menteri dalam Piagam O.J.O. LXXXIV atau D. 38, pada piagam itu disebut kelompok para tanda rakryan sang wreddha menteri Sang Arya Dewaraja Mpu Aditya dan Sang Arya Dhiraraja Mpu Narayana.
Penyebutan kedua wreddha menteri itu diikuti oleh penyebutan Sang Panca Wilwatikta yang dikepalai oleh Rakryan patih Majapahit Gajah Mada dan rakryan Patih Kahuripan. Baca juga: Kisah Kertanagara, Raja Terakhir Singasari yang Suka Mabuk Miras dan Pesta Terlarang Bersama Wanita-wanita Cantik
Dalam Piagam Raja Jayanagara yang dikeluarkan pada 1296, tercatat jabatan wreddha menteri ini diemban oleh Mpu Kapat saat Jayanagara naik tahta.
Beberapa piagam juga menyebut wreddha menteri. Piagam Berumbung 1329, misalnya, nama wreddha menteri disebut sesudah penyebutan Sang Panca Wilwatikta. Jumlahnya ada dua yakni wreddha menteri mahakusumawardhana Sang Arya Patipati Mpu Kapat dan wreddha menteri senapati sang Arya Mapanji Elup.
Piagam Blitar yang bertarikh tahun 1330 mencatat jabatan wreddha menteri diemban Arya Dewaraja Mpi Aditya. Nama Mpu Aditya masih tercatat sebagai wreddha menteri dalam Piagam O.J.O. LXXXIV atau D. 38, pada piagam itu disebut kelompok para tanda rakryan sang wreddha menteri Sang Arya Dewaraja Mpu Aditya dan Sang Arya Dhiraraja Mpu Narayana.
Penyebutan kedua wreddha menteri itu diikuti oleh penyebutan Sang Panca Wilwatikta yang dikepalai oleh Rakryan patih Majapahit Gajah Mada dan rakryan Patih Kahuripan. Baca juga: Kisah Kertanagara, Raja Terakhir Singasari yang Suka Mabuk Miras dan Pesta Terlarang Bersama Wanita-wanita Cantik
Dalam Piagam Raja Jayanagara yang dikeluarkan pada 1296, tercatat jabatan wreddha menteri ini diemban oleh Mpu Kapat saat Jayanagara naik tahta.
Lihat Juga :