Di Tengah Pandemi Risma Datang ke Rumah Pompa Petekan, Ada Apa?
Selasa, 14 Juli 2020 - 15:16 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika datang ke Rumah Pompa Petekan yang akan menjadi tulang punggung penanganan banjir di Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19 Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba datang ke Rumah Pompa Petekan. Dia langsung menyusuri megaproyek itu sambil memberikan beberapa instruksi pada para petugas proyek.
Risma meminta kepada petugas proyek itu untuk selesai dan sudah berfungsi pada Desember nanti. Semua pompa dan bangunan pintu airnya harus bisa digarap bersamaan. “Bisa paralel lah Pak kerjanya nanti, supaya bisa cepat,” kata Risma, Selasa (14/7/2020). (Baca juga: Bukan Drama, Risma Blusukan Ingatkan Warga Pakai Masker )
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Erna Purnawati mengatakan, proyek rumah pompa di petekan ini memang ditargetkan selesai 100 persen pada Desember. Sehingga diharapkan musim hujan berikutnya, sudah bisa dipakai dan memiliki fungsi besar dalam mencegah banjir.
“Kalau ada air pasang lagi nanti, diharapkan tidak sampai masuk ke kota ini, makanya kami tekankan tahun ini sudah harus beres,” kata dia.
Dia menjelaskan, dari semua pekerjaan, pintu air rumah pompa menjadi fokus utama. Sebab, proses pengerjaan lumayan berat. Sebab, pintu airnya itu berukuran 7 meter sama 10 meter, sehingga proyek ini benar-benar diharapkan bisa mengatasi air pasang.
Risma meminta kepada petugas proyek itu untuk selesai dan sudah berfungsi pada Desember nanti. Semua pompa dan bangunan pintu airnya harus bisa digarap bersamaan. “Bisa paralel lah Pak kerjanya nanti, supaya bisa cepat,” kata Risma, Selasa (14/7/2020). (Baca juga: Bukan Drama, Risma Blusukan Ingatkan Warga Pakai Masker )
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Erna Purnawati mengatakan, proyek rumah pompa di petekan ini memang ditargetkan selesai 100 persen pada Desember. Sehingga diharapkan musim hujan berikutnya, sudah bisa dipakai dan memiliki fungsi besar dalam mencegah banjir.
“Kalau ada air pasang lagi nanti, diharapkan tidak sampai masuk ke kota ini, makanya kami tekankan tahun ini sudah harus beres,” kata dia.
Dia menjelaskan, dari semua pekerjaan, pintu air rumah pompa menjadi fokus utama. Sebab, proses pengerjaan lumayan berat. Sebab, pintu airnya itu berukuran 7 meter sama 10 meter, sehingga proyek ini benar-benar diharapkan bisa mengatasi air pasang.
Lihat Juga :