Sambangi Pedalaman Asmat, Risma Naik Motor dan Speedboat Lewati Sungai Sarang Buaya
Jum'at, 25 Maret 2022 - 07:03 WIB
loading...
Mensos Tri Rismaharini berkunjungan ke kampung terjauh di Desa Erosaman, Distrik Derkoumur, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (23/3/2022). Foto Arif Budianto
A
A
A
ASMAT - Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke kampung terjauh di Desa Erosaman, Distrik Derkoumur, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (23/3/2022). Menariknya, untuk sampai ke kampung ini, Risma menggunakan sepeda motor dan speedboat.
Dari Timika, Risma datang menggunakan pesawat baling-baling dan mendarat di Bandara Kamur, Kabupaten Asmat. Dari sini, Risma kemudian menggunakan sepeda motor ke pemberhentian kapal atau Pelabuhan Pantai Kausari. Risma kemudian menuju Erosaman menggunakan speed boat berkapasitas empat orang penumpang. Baca juga:
Risma ke Anak Yatim di Kendari: Jangan Kecanduan Gadget
Speedboat dan perahu adalah satu satunya modal transportasi menuju Kampung Erosaman. Di sini, Risma menyusuri sungai rawa sejauh lebih kurang 20 menit. Sungai ini berair hitam pekat dan berkelok. Warga sekitar menyebut, sungai tersebut juga dihuni buaya.
Selain di Erosaman, Risma juga menuju Kampung Amagais dan disambut warga dengan antusias. Risma disambut tarian lokal dari para mama dan papa setempat. "Ini tarian adat. Jadi kalau ada orang besar datang itu harus diramaikan," kata salah seorang warga, Isak Amkai.
Dari Timika, Risma datang menggunakan pesawat baling-baling dan mendarat di Bandara Kamur, Kabupaten Asmat. Dari sini, Risma kemudian menggunakan sepeda motor ke pemberhentian kapal atau Pelabuhan Pantai Kausari. Risma kemudian menuju Erosaman menggunakan speed boat berkapasitas empat orang penumpang. Baca juga:
Risma ke Anak Yatim di Kendari: Jangan Kecanduan Gadget
Speedboat dan perahu adalah satu satunya modal transportasi menuju Kampung Erosaman. Di sini, Risma menyusuri sungai rawa sejauh lebih kurang 20 menit. Sungai ini berair hitam pekat dan berkelok. Warga sekitar menyebut, sungai tersebut juga dihuni buaya.
Selain di Erosaman, Risma juga menuju Kampung Amagais dan disambut warga dengan antusias. Risma disambut tarian lokal dari para mama dan papa setempat. "Ini tarian adat. Jadi kalau ada orang besar datang itu harus diramaikan," kata salah seorang warga, Isak Amkai.
Lihat Juga :