Diduga Mabuk Berat, Pemuda di Minahasa Jatuh ke Sungai
Selasa, 24 Januari 2023 - 23:13 WIB
loading...
Tim SAR gabungan saat mencari pemuda Minhasa yang hilang jatuh ke sungai karena diduga mabuk berat. Foto: MPI/Subhan Sabu
A
A
A
MINAHASA - Seorang pemuda di Minahasa hilang jatuh ke sungai usai pulang menghadiri pesta pernikahan. Warga Desa Kapataran, Kabupaten Minahasa itu diduga mabuk berat dan jatuh dari atas jembatan dekat pasar lama Desa Wawalintouan.
Kepala Basarnas Manado, Monce Brury mengatakan, korban saat itu pulang selesai menghadiri undangan pesta pernikahan di kampung sebelah, pada saat akan pulang ke rumah bersama teman-temannya terdengar suara jatuh dari atas jembatan.
Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Sulut Keluarkan Peringatan Dini
"Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/1/2023) pukul 01.00 dini hari dan baru dilaporkan ke kami Selasa (24/1/2023). Di perkirakan korban mabuk berat dan secara tiba tiba korban terjatuh pada saat melintas di jembatan dekat pasar lama Desa Wawalintouan,” tuturnya, Selasa (24/1/2023).
Korban diketahui bernama Novri Waluku (27) warga asal Desa Kapataaran, Minahasa.
Basarnas kemudian langsung menurunkan tim dan tim kelokasi untuk melaksanakan pencarian dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat dan potensi SAR yang sudah melaksanakan pencarian dari hari pertama korban terjatuh.
Kepala Basarnas Manado, Monce Brury mengatakan, korban saat itu pulang selesai menghadiri undangan pesta pernikahan di kampung sebelah, pada saat akan pulang ke rumah bersama teman-temannya terdengar suara jatuh dari atas jembatan.
Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Sulut Keluarkan Peringatan Dini
"Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/1/2023) pukul 01.00 dini hari dan baru dilaporkan ke kami Selasa (24/1/2023). Di perkirakan korban mabuk berat dan secara tiba tiba korban terjatuh pada saat melintas di jembatan dekat pasar lama Desa Wawalintouan,” tuturnya, Selasa (24/1/2023).
Korban diketahui bernama Novri Waluku (27) warga asal Desa Kapataaran, Minahasa.
Basarnas kemudian langsung menurunkan tim dan tim kelokasi untuk melaksanakan pencarian dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat dan potensi SAR yang sudah melaksanakan pencarian dari hari pertama korban terjatuh.
Lihat Juga :