Etnis Tionghoa dan Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Minggu, 22 Januari 2023 - 05:59 WIB
loading...
A A A
Sosok lain keturunan Tionghoa yang terdapat dalam catatan sejarah perjalanan Indonesia di masa lampau yakni Raden Patah alias Jin Bun. Nama Jin Bun sendiri hanya terdiri dari dua suku yang berarti anak yang lahir dari hasil perkawinan antara etnis Tionghoa dengan orang pribumi.

Pada Babad Tanah Jawi sendiri dikisahkan Raden Patah atau Jin Bun konon adalah keturunan China setelah pernikahan orang tuanya dengan pembesar Kerajaan Majapahit. Maka nama keluarga tidak biasa dicantumkan sebagai suku pertama. Pada masyarakat Tionghoa ia dikenal dengan namanya Jin Bun, tetapi pada masyarakat Jawa ia lebih dikenal sebagai Raden Patah.

Sejarawan Slamet Muljana dalam bukunya menyebut orang-orang Tionghoa peranakan ini konon sudah banyak yang tidak lagi mengenal bahasa Tionghoa. Pada abad 15 dan 16 sajalah etnis Tionghoa peranakan ini masih mengenal bahasa Tionghoa. Hal ini karena mereka biasanya dididik dalam masyarakat Tionghoa.

Namun semenjak masyarakat Tionghoa islam rontok dan Sunan Ampel mulai membentuk masyarakat islam Jawa, banyak di antara orang Tionghoa peranakan yang beragama Islam tidak lagi mengenal bahasa Tionghoa. Mereka dididik atau diasuh dalam masyarakat Islam Jawa, bahkan putra Sunan Ampel yang bernama Sunan Bonang pun tidak lagi pandai berbahasa Tionghoa.

Tetapi Kin San masih pandai berbahasa Tionghoa, karena Kin San sempat diasuh dalam masyarakat Tionghoa Islam, sedangkan Sunan Bonang diasuh pada masyarakat Jawa Islam.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved