Astaga! Jumlah Korban Pemerkosaan Guru SD di Musi Banyuasin Bertambah
Sabtu, 21 Januari 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Iskandar Syahrianto membenarkan jika korban pemerkosaan yang dilakukan DS tidak hanya satu orang, melainkan sudah ada dua orang korban. "Beberapa waktu lalu sudah dilakukan visum didampingi oleh Unit PPA Satreskrim Polres Musi Banyuasin," jelasnya.
Iskandar mengatakan, pihaknya telah mendatangi tempat kedua korban pemerkosaan bersekolah, guna mengetahui psikologis anak. "Kita sudah minta kepada kepala sekolah untuk memberikan perhatian, dan perlakuan khusus kepada dua korban agar psikologisnya tidak terganggu," jelasnya.
Baca juga: Gempar! Jumat Legi, Buaya di Sungai Mahakam Antar Pulang Jasad Balita
Pelaku DS ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Musi Banyuasin, pada Rabu (12/1/2023) malam di kediamannya di kawasan Perumahan Perumnas Sekayu. DS yang juga konten kreator lokal ternama ini, ditangkap lantaran telah melakukan pemerkosaan terhadap siswinya berinisial JP.
Dalam pemeriksaan, DS diketahui telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak tujuh kali. Pemerkosaan itu dua kali dilakukan di rumah korban pada awal Desember 2022, dan lima kali di ruang UKS tempat pelaku mengajar pada periode akhir Desember 2022-Januari 2023.
Iskandar mengatakan, pihaknya telah mendatangi tempat kedua korban pemerkosaan bersekolah, guna mengetahui psikologis anak. "Kita sudah minta kepada kepala sekolah untuk memberikan perhatian, dan perlakuan khusus kepada dua korban agar psikologisnya tidak terganggu," jelasnya.
Baca juga: Gempar! Jumat Legi, Buaya di Sungai Mahakam Antar Pulang Jasad Balita
Pelaku DS ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Musi Banyuasin, pada Rabu (12/1/2023) malam di kediamannya di kawasan Perumahan Perumnas Sekayu. DS yang juga konten kreator lokal ternama ini, ditangkap lantaran telah melakukan pemerkosaan terhadap siswinya berinisial JP.
Dalam pemeriksaan, DS diketahui telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak tujuh kali. Pemerkosaan itu dua kali dilakukan di rumah korban pada awal Desember 2022, dan lima kali di ruang UKS tempat pelaku mengajar pada periode akhir Desember 2022-Januari 2023.
(eyt)
Lihat Juga :