Astaga! Jumlah Korban Pemerkosaan Guru SD di Musi Banyuasin Bertambah
Sabtu, 21 Januari 2023 - 10:21 WIB
loading...
Jumlah korban pemerkosaan Guru Tidak Tetap (GTT) berinisial DS (34) terus bertambah. Foto/MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
MUSI BANYUASIN - Korban pemerkosaan yang dilakukan seorang Guru Tidak Tetap (GTT), berinisial DS (34)di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, terus bertambah. Guru bejat tersebut, sudah diperiksa dan ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Musi Banyuasin.
Baca juga: Guru Bejat Tega Berulangkali Cabuli Murid SD untuk Dapat Nilai Bagus
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, AKP Susianto mengatakan, terdapat korban baru yang juga mengalami pemerkosaan oleh pelaku DS. Korban pemerkosaan tersebut, merupakan salah satu siswi di Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Sekayu.
"Sudah ada laporan korban baru yang merupakan teman satu angkatan korban pertama, JP (11). Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Masih kita dalami terus," ujar Susianto didampingi Kanit PPA Satreskrim Polres Musi Banyuasin, Iptu Susilo, Sabtu (21/1/2023).
Baca juga: Gempar! Jumat Legi, Buaya di Sungai Mahakam Antar Pulang Jasad Balita
Dijelaskan Susianto, saat ini korban kedua yang telah melapor sudah menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu. "Sudah dilakukan visum untuk korban kedua ini, kita tinggal menunggu hasilnya keluar," jelasnya.
Baca juga: Guru Bejat Tega Berulangkali Cabuli Murid SD untuk Dapat Nilai Bagus
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, AKP Susianto mengatakan, terdapat korban baru yang juga mengalami pemerkosaan oleh pelaku DS. Korban pemerkosaan tersebut, merupakan salah satu siswi di Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Sekayu.
"Sudah ada laporan korban baru yang merupakan teman satu angkatan korban pertama, JP (11). Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Masih kita dalami terus," ujar Susianto didampingi Kanit PPA Satreskrim Polres Musi Banyuasin, Iptu Susilo, Sabtu (21/1/2023).
Baca juga: Gempar! Jumat Legi, Buaya di Sungai Mahakam Antar Pulang Jasad Balita
Dijelaskan Susianto, saat ini korban kedua yang telah melapor sudah menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu. "Sudah dilakukan visum untuk korban kedua ini, kita tinggal menunggu hasilnya keluar," jelasnya.
Lihat Juga :