Sipon Dimakamkan di Solo, Keluarga: 25 Tahun Perjuangkan Keadilan untuk Wiji Thukul
Jum'at, 06 Januari 2023 - 15:53 WIB
"Saya kira dia sampai akhir hayatnya ngga menyerah. Dia bukan istri aktivis tapi dia aktivis itu sendiri. Kalau di puisi Thukul ada judulnya ketika jenderal marah marah. Thukul mengakui bahwa analisisnya mba Pon mengenai situasi terkini. Sehingga Thukul harus melarikan diri, memperlihatkan bahwa mba Pon itu bukan istri aktivis tapi dia aktivis itu sendiri," ujarnya.
Wahyu Susilo pun berharap agar semangat untuk mencari keadilan tetap dilanjutkan.
"Mba Pon sudah tidak ada, tapi semangat untuk mencari keadilan kepastian Wiji Thukul dan korban-korban orang hilang itu akan tetap kami lanjutkan," katanya.
Baca juga: Tangis Pecah Iringi Kepergian Sipon, Istri Penyair Wiji Thukul yang Hilang Diculik Zaman Orde Baru
Wahyu menerangkan, jika perjuangan mendapatkan keadilan itu dapat dilakukan dengan banyak jalan. Semisal melalui tim yudisial pemerintah yang tugasnya untuk menyelesaikan persoalan HAM.
Wahyu Susilo pun berharap agar semangat untuk mencari keadilan tetap dilanjutkan.
"Mba Pon sudah tidak ada, tapi semangat untuk mencari keadilan kepastian Wiji Thukul dan korban-korban orang hilang itu akan tetap kami lanjutkan," katanya.
Baca juga: Tangis Pecah Iringi Kepergian Sipon, Istri Penyair Wiji Thukul yang Hilang Diculik Zaman Orde Baru
Wahyu menerangkan, jika perjuangan mendapatkan keadilan itu dapat dilakukan dengan banyak jalan. Semisal melalui tim yudisial pemerintah yang tugasnya untuk menyelesaikan persoalan HAM.
Lihat Juga :