Cegah COVID-19, Masjid Raya Bandung Tak Gelar Pemotongan Hewan Kurban
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:50 WIB
Muchtar menuturkan, tidak ada pembagian di Masjid Raya Bandung karena khawatir terjadi kerumunan massa sehingga memicu klaster baru penularan COVID-19. Apalagi Kota Bandung masih dalam kondisi Pandemi COVID-19. "Jaga jarak (saat pembagian daging kurban) agak sulit," tutur Muchtar.
Terkait salat Idul Adha 1441, Muchtar mengungkapkan, Masjid Raya Bandung tetap akan melaksanakannya dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Jamaah wajib mengenakan masker
"Insya Allah menyelenggarakan (salat Ied) dengan mematuhi protokol kesehatan. Jarak dibatasi. Kalau jamaah banyak, bisa sampai ke taman," ungkap Muchtar.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rafani Achyar mengatakan, untuk mencegah penularan COVID-19, DKM Masjid Raya Bandung mengimbau warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak tak ikut salat Id di masjid.
"Protokol kesehatan dalam salat Id seperti salat Jumat. Panitia menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dan jamaah harus pakai masker. Kemudian ada penjarakan shaf," kata Rafani.
Terkait salat Idul Adha 1441, Muchtar mengungkapkan, Masjid Raya Bandung tetap akan melaksanakannya dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Jamaah wajib mengenakan masker
"Insya Allah menyelenggarakan (salat Ied) dengan mematuhi protokol kesehatan. Jarak dibatasi. Kalau jamaah banyak, bisa sampai ke taman," ungkap Muchtar.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rafani Achyar mengatakan, untuk mencegah penularan COVID-19, DKM Masjid Raya Bandung mengimbau warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak tak ikut salat Id di masjid.
"Protokol kesehatan dalam salat Id seperti salat Jumat. Panitia menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dan jamaah harus pakai masker. Kemudian ada penjarakan shaf," kata Rafani.
Lihat Juga :