Pembangunan Jalan di Daerah Diharapkan Tetap Perhatikan Keseimbangan Alam

Senin, 19 Desember 2022 - 21:07 WIB
"Selain itu, pengembang jalan juga perlu mengakrabkan diri dengan teknologi jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ramah lingkungan yang dimaksud yakni penggunaan aspal daur ulang, campuran aspal hangat, dan perkerasan aspal porous," jelasnya.

Lanjut Hedy, jalan berkelanjutan yang ramah terhadap keanekaragaman hayati serta fauna melalui penyeberangan hewan. Hal ini memitigasi dampak kerusakan terhadap habitat dan pola hidup flora dan fauna yang sudah ada lebih dulu di lokasi pembangunan jalan.

"Kemudian, jalan yang berkelanjutan juga harus berketahanan terhadap bencana alam, termasuk cuaca ekstrem. Mitigasi risiko bencana dan dampak kerusakan menjadi prioritas melalui metode yang tepat dan didukung sistem informasi yang andal," tutupnya.

Diketahui, Pemerintah mengapresiasi kontribusi Himpunan Pengembang Jalan Indonesia (HPJI). HPJI sebagai asosiasi profesi merupakan mitra Kementerian PUPR yang yang telah memberikan kontribusi dalam pengembangan jalan di Indonesia.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!