Kelompok Teroris Bajak Dalil Agama untuk Legitimasi Aksi, Moderasi Agama Perlu Diperkuat
Minggu, 11 Desember 2022 - 09:21 WIB
Baca juga: Penampakan Polsek Astana Anyar usai Ledakan Bom Bunuh Diri
“Jangan sampai memahami moderasi beragama yang salah, dibiaskan jadi misalnya moderasi agama. Ini kan berbeda antara moderasi beragama dengan moderasi agama. Agama tidak perlu dimoderasi,” tandasnya.
Dia juga menyoroti masih maraknya konten-konten yang kontraproduktif dengan semangat moderasi beragama yang tersebar di media sosial. Pihaknya, melakukan upaya untuk melawan narasi-narasi yang kontraproduktif itu.
“Agar di masyarakat, konten positif, jumlahnya harus melebihi yang negatif,” ucapnya.
Prinsip moderasi beragama, disebutkan Amrullah adalah tidak boleh melanggar kemanusiaan, tidak boleh melanggar ketertiban umum dan tidak boleh melanggar kesepakatan bersama.
Sementara pada kegiatan itu, Ketua Umum Jamaah Yasin Nusantara (Jayanusa) Idham Cholid berkomentar insiden bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung itu sebagai kekeliruan memaknai jihad.
“Masa jihad itu membunuh diri sendiri? Itu jahat. Jihad itu ajaran suci, bunuh diri itu tidak baik, jangan dicampuradukkan. Aksi itu dari ideologi transnasional, dikembangkan ISIS jadi ke mana-mana, amaah Anshorut Daulah (JAD) yang kemarin (aksi bom bunuh diri),” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo itu.
“Jangan sampai memahami moderasi beragama yang salah, dibiaskan jadi misalnya moderasi agama. Ini kan berbeda antara moderasi beragama dengan moderasi agama. Agama tidak perlu dimoderasi,” tandasnya.
Dia juga menyoroti masih maraknya konten-konten yang kontraproduktif dengan semangat moderasi beragama yang tersebar di media sosial. Pihaknya, melakukan upaya untuk melawan narasi-narasi yang kontraproduktif itu.
“Agar di masyarakat, konten positif, jumlahnya harus melebihi yang negatif,” ucapnya.
Prinsip moderasi beragama, disebutkan Amrullah adalah tidak boleh melanggar kemanusiaan, tidak boleh melanggar ketertiban umum dan tidak boleh melanggar kesepakatan bersama.
Sementara pada kegiatan itu, Ketua Umum Jamaah Yasin Nusantara (Jayanusa) Idham Cholid berkomentar insiden bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung itu sebagai kekeliruan memaknai jihad.
“Masa jihad itu membunuh diri sendiri? Itu jahat. Jihad itu ajaran suci, bunuh diri itu tidak baik, jangan dicampuradukkan. Aksi itu dari ideologi transnasional, dikembangkan ISIS jadi ke mana-mana, amaah Anshorut Daulah (JAD) yang kemarin (aksi bom bunuh diri),” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo itu.
Lihat Juga :