Mengenal Larantuka, Kerajaan Kristen di Indonesia yang Jarang diketahui Keberadaannya
Minggu, 04 Desember 2022 - 06:00 WIB
Kerajaan Kristen Larantuka pertama kali dipimpin oleh Raja Don Fransisco Ola Adobala yang memerintah pada 1665 hingga 1702 Masehi.
Namun, pada abad Ke-20 pemerintahan Serambi Vatikan dibubarkan dan masuk ke dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama 7 abad berdirinya kerajaan ini memiliki sejarah yang panjang yang berkaitan dengan bangsa bangsa Eropa.
Dilansir dari jurnal Universitas Indonesia yang berjudul Kerajaan Larantuka dan politik kolonial Belanda, dinamika politik lokal di kawasan Flores Timur, Kepulauan Solor dan Timor bahwa dalam mempertahankan kekuasaannya telah bersekutu dengan bangsa Eropa, yakni dengan bangsa Portugis.
Pada abad ke-17 hingga 18 Masehi, Serambi Vatikan telah melakukan sekutu dengan Portugis yang dipimpin oleh Kapitan Mayor. Sosok ini berasal dari keluarga Portugis yang memiliki lawan pemerintahan di wilayah timur yakni bangsa Belanda.
Namun setelah Portugis mengalami kekalahan dari Belanda, pada abad ke 19 kerajaan dipaksa oleh Portugis untuk menandatangani penyerahan wilayah Flores dan Kepulauan Solor Alor kepada bangsa Belanda.
Sebelum bersekutu dengan bangsa Portugis, Kerajaan Larantuka telah bersekutu dengan Belanda untuk melakukan sekutu dengan kerajaan muslim lokal yakni Kerajaan Lima Pantai.
Namun, pada abad Ke-20 pemerintahan Serambi Vatikan dibubarkan dan masuk ke dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama 7 abad berdirinya kerajaan ini memiliki sejarah yang panjang yang berkaitan dengan bangsa bangsa Eropa.
Dilansir dari jurnal Universitas Indonesia yang berjudul Kerajaan Larantuka dan politik kolonial Belanda, dinamika politik lokal di kawasan Flores Timur, Kepulauan Solor dan Timor bahwa dalam mempertahankan kekuasaannya telah bersekutu dengan bangsa Eropa, yakni dengan bangsa Portugis.
Pada abad ke-17 hingga 18 Masehi, Serambi Vatikan telah melakukan sekutu dengan Portugis yang dipimpin oleh Kapitan Mayor. Sosok ini berasal dari keluarga Portugis yang memiliki lawan pemerintahan di wilayah timur yakni bangsa Belanda.
Namun setelah Portugis mengalami kekalahan dari Belanda, pada abad ke 19 kerajaan dipaksa oleh Portugis untuk menandatangani penyerahan wilayah Flores dan Kepulauan Solor Alor kepada bangsa Belanda.
Sebelum bersekutu dengan bangsa Portugis, Kerajaan Larantuka telah bersekutu dengan Belanda untuk melakukan sekutu dengan kerajaan muslim lokal yakni Kerajaan Lima Pantai.
Lihat Juga :