TPID Pemkab Aceh Barat Sukses Turunkan Inflasi 0,62 Persen
Jum'at, 02 Desember 2022 - 14:17 WIB
Mahdi menambahkan beberapa Komoditas yang memiliki andil/sumbangan dominan terhadap deflasi month to month Kota Meulaboh, antara lain, cabai merah sebesar 0,2092 persen, ikan kembung sebesar 0,1669 persen, ikan dencis sebesar 0,1640 persen, ikan tuna sebesar 0,0463 persen dan udang basah sebesar 0,0381 persen paparnya.
Menurutnya, pasar murah dan operasi pasar yang selama ini telah dilaksanakan di Kabupaten Aceh Barat memberikan andil besar dalam menurunkan angka inflasi di Kota Meulaboh. Untuk itu pada Desember harga yang mulai turun ini harus bisa dijaga karena dikhawatirkan pada Desember dan Januari pergerakan harga sangat cepat terutama untuk barang-barang yang dipasok dari Sumatera Utara, karena pada bulan tersebut akan ada libur Natal dan tahun baru yang menyebabkan pasokan barang ke Aceh Barat menjadi terbatas ujarnya.
"Apalagi di Aceh ada tradisi Maulid yang membuat permintaan pasar tinggi, jadi pasokan harus kita jaga agar harga barang bisa tetap stabil," kata Mahdi.
Pemkab Aceh Barat sendiri, kata Mahdi, terus berupaya menurunkan angka inflasi di Kota Meulaboh dengan berbagai langkah-langkah kongkret, antara lain menggelar pasar murah dengan subsidi per komoditi sebesar 40 persen, mengadakan operasi pasar, serta menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok pangan dipasaran tercukupi.
Selain itu, ia juga akan memperkuat komposisi dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Aceh Barat dengan melibatkan unsur TNI/Polri dan unsur terkait lainnya guna bersinergi dan konsisten dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya masing-masing yang nantinya setiap rencana aksi yang dilaksanakan akan dilaporkan secara berjenjang, mulai dari bupati, gubernur, hingga Kementerian.
Menurutnya, pasar murah dan operasi pasar yang selama ini telah dilaksanakan di Kabupaten Aceh Barat memberikan andil besar dalam menurunkan angka inflasi di Kota Meulaboh. Untuk itu pada Desember harga yang mulai turun ini harus bisa dijaga karena dikhawatirkan pada Desember dan Januari pergerakan harga sangat cepat terutama untuk barang-barang yang dipasok dari Sumatera Utara, karena pada bulan tersebut akan ada libur Natal dan tahun baru yang menyebabkan pasokan barang ke Aceh Barat menjadi terbatas ujarnya.
"Apalagi di Aceh ada tradisi Maulid yang membuat permintaan pasar tinggi, jadi pasokan harus kita jaga agar harga barang bisa tetap stabil," kata Mahdi.
Pemkab Aceh Barat sendiri, kata Mahdi, terus berupaya menurunkan angka inflasi di Kota Meulaboh dengan berbagai langkah-langkah kongkret, antara lain menggelar pasar murah dengan subsidi per komoditi sebesar 40 persen, mengadakan operasi pasar, serta menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok pangan dipasaran tercukupi.
Selain itu, ia juga akan memperkuat komposisi dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Aceh Barat dengan melibatkan unsur TNI/Polri dan unsur terkait lainnya guna bersinergi dan konsisten dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya masing-masing yang nantinya setiap rencana aksi yang dilaksanakan akan dilaporkan secara berjenjang, mulai dari bupati, gubernur, hingga Kementerian.
Lihat Juga :