MY Bantah Tinggalkan Bayi di Klinik, Data Dirinya Digunakan Pelaku
Kamis, 09 Juli 2020 - 09:57 WIB
Perawat klinik bersalin Mitra Utama Kledokan menunjukkan bayi jenis kelamin laki-laki yang ditinggal ibunya usai melahirkan Selasa (7/7/2020) dini hari. Foto : IST
SLEMAN - Messa Yunitasari (MY), 24, warga Tepus, Gunungkidul mengklarifikasi jika dirinya bukan ibu yang meninggalkan bayi jenis kelamin laki-laki usai melahirkan di klinik bersalin Mitra Utama Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman , Selasa (7/7/2020).
MY memberikan klarifikasi ini, karena namanya disebut-sebut oleh perempuan yang melahirkan bayi di klinik tersebut dan meninggalkannya. MY sendiri mengetahui hal itu dari temannya yang mengatakan ada pemberitaan tentang ibu yang melahirkan dengan inisial dan alamat yang sama dengan dirinya.
MY juga tidak tinggal di Karangbendo, Banguntapan, Bantul, melainkan di Rusunawa Dabag, Pringwulung, Caturtunggal, Depok, Sleman. Karena tidak melakukan tindakan tersebut, MY kemudian menghubung Mapolsek Depok Barat memberikan keterangan soal itu, “Bukan saya pelakunya,” kata MY, Kamis (9/7/2020).
MY juga tidak mengetahui siapa pelaku dan perempuan yang sedang hamil tua di wilayah asalnya. Sehingga dengan adanya pemberitaan itu, dia merasa dirugikan sebab data pribadinya dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk proses persalinan.
MY memberikan klarifikasi ini, karena namanya disebut-sebut oleh perempuan yang melahirkan bayi di klinik tersebut dan meninggalkannya. MY sendiri mengetahui hal itu dari temannya yang mengatakan ada pemberitaan tentang ibu yang melahirkan dengan inisial dan alamat yang sama dengan dirinya.
MY juga tidak tinggal di Karangbendo, Banguntapan, Bantul, melainkan di Rusunawa Dabag, Pringwulung, Caturtunggal, Depok, Sleman. Karena tidak melakukan tindakan tersebut, MY kemudian menghubung Mapolsek Depok Barat memberikan keterangan soal itu, “Bukan saya pelakunya,” kata MY, Kamis (9/7/2020).
MY juga tidak mengetahui siapa pelaku dan perempuan yang sedang hamil tua di wilayah asalnya. Sehingga dengan adanya pemberitaan itu, dia merasa dirugikan sebab data pribadinya dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk proses persalinan.
Lihat Juga :