6 Raja Wanita Penguasa Nusantara, Nomor 3 Pegang Peran Besar di Majapahit

Senin, 21 November 2022 - 15:01 WIB
Selain Ratu Tribhuwanottunggadewi tercatat pula nama Dyah Suhita yang memimpin Majapahit pada 1429-1447 M. Kemunculannya ini tak lepas dari kisruhnya kerajaan Majapahit selepeninggalan Hayam Wuruk, dia mulai memerintah setelah Perang Paregreg.

Ketika itu Suhita diangkat menjadi pemimpin di usianya yang masih muda yakni 20 tahun. Dalam masa kepemimpinannya selama 28 tahun, dia sempat menata kembali kerajaan Majapahit yang diambang kehancuran.

5. Ratu Shima - Kalingga

Raja perempuan ini memerintah Kerajaan Kalingga tahun 670-730 M. Selama 60 tahun masa kekuasaannya dia dikenal sebagai ratu yang tegas dalam menegakkan hukm.

Dia bahkan sempat mau menghukum anaknya sendiri hanya karena menyentuh kantung emas yang terjatuh di alun alun. Nilai kejujuran yang diterapkannya ini memang membuat masyarakat banyak mengaguminya.

6. Dyah Tulodong - Mataramn Kuno

Perempuan yang memimpin Kerajaan Mataram Kuno pada 919 - 924 M ini dianggap naik takhta menggantikan Mpu Daksa. Namun, tidak banyak kisah yang menjelaskan bagaimana wanita ini memerintah Kerajaan Mataram, hanya terdapat beberapa penemuan dari prasasti.

Dalam Prasasti Ritihang yang dikeluarkan oleh Mpu Daksa terdapat tokoh Rakryan Layang namun nama aslinya tidak terbaca. Ditinjau dari ciri-cirinya, tokoh Rakryan Layang ini seorang wanita berkedudukan tinggi, jadi tidak mungkin sama dengan Dyah Tulodhong.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!