Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:47 WIB
(Baca juga: COVID-19 di Jatim Menggila, PSBB dan Lockdown Kecamatan Jadi Opsi )
Usai berorasi, perwakilan peserta aksi diterima Kepala Desa Montongbaan Selatan, Jumaseh, dan Camat Sikur, Lalu Putra. Di depan perwakilan pengunjuk rasa, Jumaseh menjelaskan soal bansos COVID-19 yang dituding tidak transparan oleh pengunjuk rasa.
Proses pendataan, Jelasnya sangat mendesak dan waktu yang diberikan sangat terbatas sehingga dirinya bersama BPD, dan kepala dusun, mengambil langkah cepat tanpa musyawarah di tingkat dusun.
"Misalnya gemilang diberikan sampai batas waktu 24 jam. Kami tidak bisa turun ke dusun musyawarah karena terdesak waktu. Akhirnya kami diskusi dengan BPD memanggil kepala dusun," terang Jumaseh.
(Baca juga: Minta Paksa 30% Persen Dana Desa Jadi Motif Kerusuhan di Madina )
Usai berorasi, perwakilan peserta aksi diterima Kepala Desa Montongbaan Selatan, Jumaseh, dan Camat Sikur, Lalu Putra. Di depan perwakilan pengunjuk rasa, Jumaseh menjelaskan soal bansos COVID-19 yang dituding tidak transparan oleh pengunjuk rasa.
Proses pendataan, Jelasnya sangat mendesak dan waktu yang diberikan sangat terbatas sehingga dirinya bersama BPD, dan kepala dusun, mengambil langkah cepat tanpa musyawarah di tingkat dusun.
"Misalnya gemilang diberikan sampai batas waktu 24 jam. Kami tidak bisa turun ke dusun musyawarah karena terdesak waktu. Akhirnya kami diskusi dengan BPD memanggil kepala dusun," terang Jumaseh.
(Baca juga: Minta Paksa 30% Persen Dana Desa Jadi Motif Kerusuhan di Madina )
Lihat Juga :