Usai Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel, Giliran 2 Pimpinan Diperiksa KPK
Jum'at, 04 November 2022 - 09:10 WIB
"Tim penyidik KPK hari ini mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi di Makassar, ada 12 orang yang dipanggil, diantaranya adalah dua orang pimpinan DPRD Sulsel Periode 2019-2024," ujarnya, saat dikonfirmasi KORAN SINDO, Kamis (3/11/2022).
Dia juga mengatakan, semua saksi dijadwalkan diperiksa di Kantor Sat Brimob Polda Sulsel, namun dilakukan secara tertutup. Sehingga, kata Ali, hasilnya nanti baru akan disampaikan setelah kepastian pemeriksaan.
Baca juga: Penyidik KPK Angkut Dokumen Keuangan Usai Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel
"Perkembangan dari hasil pemeriksaan tentu akan kami sampaikan setelah para saksi hadir dan selesai dilakukan pemeriksaan," ucapnya.
Ia juga menuturkan terkait pemeriksaan kemarin masih berhubungan dengan penggeledehan yang sebelumya dilakukan di kediaman pribadi Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Rabu (2/11/2022) lalu.
Saat itu, Tim penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan dan menemukan berbagai dokumen terkait dengan anggaran keuangan Provinsi Sulsel. "Hasil temuan kemarin, tentu segera kami lakukan analisis untuk disita sebagai barang bukti dalan perkara dimaksud," bebernya.
Dia juga mengatakan, semua saksi dijadwalkan diperiksa di Kantor Sat Brimob Polda Sulsel, namun dilakukan secara tertutup. Sehingga, kata Ali, hasilnya nanti baru akan disampaikan setelah kepastian pemeriksaan.
Baca juga: Penyidik KPK Angkut Dokumen Keuangan Usai Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel
"Perkembangan dari hasil pemeriksaan tentu akan kami sampaikan setelah para saksi hadir dan selesai dilakukan pemeriksaan," ucapnya.
Ia juga menuturkan terkait pemeriksaan kemarin masih berhubungan dengan penggeledehan yang sebelumya dilakukan di kediaman pribadi Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Rabu (2/11/2022) lalu.
Saat itu, Tim penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan dan menemukan berbagai dokumen terkait dengan anggaran keuangan Provinsi Sulsel. "Hasil temuan kemarin, tentu segera kami lakukan analisis untuk disita sebagai barang bukti dalan perkara dimaksud," bebernya.
Lihat Juga :