2 Karyawan Meninggal Diduga Covid-19, Operasional PT PEMI Tangerang Dihentikan
Senin, 27 April 2020 - 20:33 WIB
"Saya minta kepada PEMI untuk melakukan rapid test seluruh karyawannya, dan hasil dari rapid testnya harap diberikan ke pemerintah daerah karena kita akan melakukan tracing ke keluarga-keluarga mereka," ujarnya.
Sementara itu, Chairman PT. PEMI, Yamashita mengatakan, akan meliburkan seluruh karyawannya sesuai anjuran pemda, karena di PEMI sudah kedapatan ada dua orang yang meninggal dunia karena Covid-19."Kami akan ikuti seluruh aturan yang ada dan kami akan meliburkan seluruh karyawan dan melakukan shutdown di perusahaan kami hingga 14 hari kedepan," ungkapnya.
Namun, Yamashita meminta kepada Bupati Zaki untuk memberikan kebijakan agar 10 orang karyawannya di bagian administrasi dan akunting untuk tetap masuk kerja melakukan pendataan ke 5.200 pekerja."Kami berharap ada beberapa pekerja kami seperti akunting atau manajemen yang terkait gaji atau keuangan tetap masuk kerja, karena untuk menggaji karyawan juga. Kami meminta minimal 10 orang," ucapnya.
Sementara itu, Chairman PT. PEMI, Yamashita mengatakan, akan meliburkan seluruh karyawannya sesuai anjuran pemda, karena di PEMI sudah kedapatan ada dua orang yang meninggal dunia karena Covid-19."Kami akan ikuti seluruh aturan yang ada dan kami akan meliburkan seluruh karyawan dan melakukan shutdown di perusahaan kami hingga 14 hari kedepan," ungkapnya.
Namun, Yamashita meminta kepada Bupati Zaki untuk memberikan kebijakan agar 10 orang karyawannya di bagian administrasi dan akunting untuk tetap masuk kerja melakukan pendataan ke 5.200 pekerja."Kami berharap ada beberapa pekerja kami seperti akunting atau manajemen yang terkait gaji atau keuangan tetap masuk kerja, karena untuk menggaji karyawan juga. Kami meminta minimal 10 orang," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :