Jalani Perawatan Covid-19, Bupati Cellica Jadi Pasien Paling 'Bandel'
Senin, 13 April 2020 - 00:01 WIB
Penanganan covid-19 pertama kali sempat membingungkan masyarakat hingga mengundang protes. Ini yang membuat Cellica marah besar kepada bawahannya, meski masih menjalani perawatan Cellica ikut mengatur dan memerintahkan anak buahnya mengambil langkah -langkah strategis.
"Iya betul. Seharusnya beliau itu istirahat saat menjalani perawatan di rumah sakit. Namun kenyataannya beliau tidak bisa diam begitu melihat kondisi di lapangan penanganan Corona tidak seperti yang diharapkannya. Dia minta Dinkes dan yang lainnya bekerja lebih cepat lagi membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kadang sampai tengah malam beliau belum tidur hanya untuk mengurusi ini," kata Sekda Karawang Acep Jamhuri, Minggu (12/4/20).
Acep mengemukakan, bupati Cellica mengaku tidak bisa tidur jika urusan penanganan Covid-19 belum beres. Padahal setiap hari banyak persoalan yang muncul dalam penanganan covid-19 dan Cellica selalu mengawasi hingga selesai."Kalau belum selesai beliau selalu nelpon dan minta laporan perkembangannya. Kalau belum selesai beliau terus menelpon walaupun tengah malam juga," ujar dia.
Menurut Acep, tidak seorangpun mau menyarankan Cellica agar tetap fokus dengan perawatan dirinya. Hingga akhirnya Acep terpaksa memberanikan diri memberikan masukan agar Cellica istirahat saja dan biarkan urusan ditangani yang lain.
"Saya memberanikan diri meminta ibu bupati banyak istirahat, dan biarkan saya yang membereskan semua persoalannya. Bupati tidak ingin rakyat Karawang menderita karena wabah ini, makanya beliau selalu gelisah," tutur Acep.
"Iya betul. Seharusnya beliau itu istirahat saat menjalani perawatan di rumah sakit. Namun kenyataannya beliau tidak bisa diam begitu melihat kondisi di lapangan penanganan Corona tidak seperti yang diharapkannya. Dia minta Dinkes dan yang lainnya bekerja lebih cepat lagi membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kadang sampai tengah malam beliau belum tidur hanya untuk mengurusi ini," kata Sekda Karawang Acep Jamhuri, Minggu (12/4/20).
Acep mengemukakan, bupati Cellica mengaku tidak bisa tidur jika urusan penanganan Covid-19 belum beres. Padahal setiap hari banyak persoalan yang muncul dalam penanganan covid-19 dan Cellica selalu mengawasi hingga selesai."Kalau belum selesai beliau selalu nelpon dan minta laporan perkembangannya. Kalau belum selesai beliau terus menelpon walaupun tengah malam juga," ujar dia.
Menurut Acep, tidak seorangpun mau menyarankan Cellica agar tetap fokus dengan perawatan dirinya. Hingga akhirnya Acep terpaksa memberanikan diri memberikan masukan agar Cellica istirahat saja dan biarkan urusan ditangani yang lain.
"Saya memberanikan diri meminta ibu bupati banyak istirahat, dan biarkan saya yang membereskan semua persoalannya. Bupati tidak ingin rakyat Karawang menderita karena wabah ini, makanya beliau selalu gelisah," tutur Acep.
Lihat Juga :