Terapkan Program ISWMP, Pemkab Karawang Gandeng Masyarakat Atasi Persoalan Sampah
Jum'at, 19 September 2025 - 13:26 WIB
loading...
Pemkab Karawang menerapkan Program ISWMP untuk mengatasi persoalan sampah. Foto/istimewa
A
A
A
KARAWANG - Pertumbuhan industri dan populasi di Kabupaten Karawang berdampak pada pengelolaan sampah. Sistem kumpul kemudian angkut dan buang masih menjadi pilihan, sementara infrastruktur pengolahan seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) belum merata.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Karawang menerapkan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Program ini membenahi sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program ISWMP. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat perubahan perilaku masyarakat dan memperkuat pondasi regulasi dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Baca juga: Jakarta Darurat Sampah, Menteri LH: Hasilkan Lebih dari 1.000 Ton/Hari
“Kami siap menyelesaikan semua hal yang menjadi PR untuk mendukung program ini, terutama dalam mendorong Peningkatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM). Salah satunya dengan membuat surat edaran tentang pemilahan sampah dari sumber ke seluruh instansi dan masyarakat,” ujarnya dikutip, Jumat (19/9/2025).
Menurut dia, program ini tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendorong perubahan perilaku, penguatan regulasi, pembiayaan berkelanjutan, hingga pelibatan masyarakat secara aktif.
Pilot project Program ISWMP diterapkan di RT001/012 Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Kawasan ini dipilih karena berada dalam cakupan TPST Mekarjati dan memiliki jaringan komunitas aktif seperti Karang Taruna, bank sampah, kader lingkungan, serta pegiat maggot.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Karawang menerapkan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Program ini membenahi sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program ISWMP. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat perubahan perilaku masyarakat dan memperkuat pondasi regulasi dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Baca juga: Jakarta Darurat Sampah, Menteri LH: Hasilkan Lebih dari 1.000 Ton/Hari
“Kami siap menyelesaikan semua hal yang menjadi PR untuk mendukung program ini, terutama dalam mendorong Peningkatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM). Salah satunya dengan membuat surat edaran tentang pemilahan sampah dari sumber ke seluruh instansi dan masyarakat,” ujarnya dikutip, Jumat (19/9/2025).
Menurut dia, program ini tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendorong perubahan perilaku, penguatan regulasi, pembiayaan berkelanjutan, hingga pelibatan masyarakat secara aktif.
Pilot project Program ISWMP diterapkan di RT001/012 Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Kawasan ini dipilih karena berada dalam cakupan TPST Mekarjati dan memiliki jaringan komunitas aktif seperti Karang Taruna, bank sampah, kader lingkungan, serta pegiat maggot.
Lihat Juga :