Tak Ada Gempa Susulan, Wilayah Blitar dan Malang Aman
Minggu, 05 Juli 2020 - 10:32 WIB
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,26 LS dan 112,24 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 km arah selatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada kedalaman 92 km.
(Baca juga: Kota Malang Zona Merah, 2 Orang Reaktif Langsung Diisolasi )
Dia menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Autralia. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan menurun (Normal Fault)," tuturnya.
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Blitar, Karangkates, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, dan Jember, dalam skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Sementara di Kulonprogo, Bantul, Cilacap, Wonogiri, dalam skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi memicu tsunami," terangnya.
(Baca juga: Kota Malang Zona Merah, 2 Orang Reaktif Langsung Diisolasi )
Dia menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Autralia. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan menurun (Normal Fault)," tuturnya.
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Blitar, Karangkates, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, dan Jember, dalam skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Sementara di Kulonprogo, Bantul, Cilacap, Wonogiri, dalam skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi memicu tsunami," terangnya.
Lihat Juga :