Reaktif Rapid Test, Calon Maba Universitas Haluoleo Terlantar

Minggu, 05 Juli 2020 - 08:58 WIB
Mereka tak mengindahkan protokol kesehatan, dan berusaha masuk ke dalam gedung tempat dilaksanakannya rapid test. Rapid test tersebut, menjadi salah satu syarat bagi calon maba mengikuti SBMPTN.

Calon maba Universitas Haluoleo, Denilam mengakui semua ingin segera mengikuti rapid test, sehingga terpaksa berdesakan untuk masuk gedung. "Kami harus ikut rapid test, supaya bisa ikut SBMPTN," tuturnya.

(Baca juga: Kota Malang Zona Merah, 2 Orang Reaktif Langsung Diisolasi )

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tenggara, La Ode Rabiul Awal mengatakan, dari laporan yang masuk satu calon maba dinyatakan reaktif saat dirapid test. "Sekarang sudah menjalani karantina mandiri, dan tes usap tenggorokan. Kami juga memastikan, calon maba tersebut dalam kondisi sehat," terangnya.

Hasil tes usap baru akan diketahui tiga hari ke depan. Jika terbukti positif COVID-19, maka calon maba berinisial SH yang berasal dari Kabupaten Buton tersebut, maka akan dilakukan penanganan secara khusus. Selama ini Kabupaten Buton, menyumbang jumlah pasien positif COVID-19 terbanyak ketiga di Sulawesi Tenggara.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!