New Normal, Wisata Religi di Gresik Belum Beroperasi
Jum'at, 03 Juli 2020 - 06:58 WIB
Meski sudah dibuka lagi, hanya dikhususkan bagi warga Gresik yang diijinkan masuk. Kemudian dievaluasi lagi. "Kalau persebaran virus turun, dibuka normal lagi," ujar Sinaga.
Dijelaskan, pendapatan dari sektor wisata religi mampu menyumbangkan PAD hingga Rp2,25 miliar. Tahun 2020 juga ditarget menyumbangkan PAD sebesar Rp2,5 miliar.
(Baca juga: Kontak dengan Pasien COVID-19, 6 Warga Blitar Lakukan Tes Swab )
Di sisi lain, Sekretaris Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir memprediksi pemerintah bakal kehilangan PAD sekitar 30 persen dari sektor wisata tersebut. Untuk mencapai target itu, Disparbud harus merancang anggaran untuk mempromosikan kembali tempat wisata.
"Kami minta untuk merancang langkah kedepan dan kami siap mengawal," kata politisi muda PKB asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar itu.
Dijelaskan, pendapatan dari sektor wisata religi mampu menyumbangkan PAD hingga Rp2,25 miliar. Tahun 2020 juga ditarget menyumbangkan PAD sebesar Rp2,5 miliar.
(Baca juga: Kontak dengan Pasien COVID-19, 6 Warga Blitar Lakukan Tes Swab )
Di sisi lain, Sekretaris Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir memprediksi pemerintah bakal kehilangan PAD sekitar 30 persen dari sektor wisata tersebut. Untuk mencapai target itu, Disparbud harus merancang anggaran untuk mempromosikan kembali tempat wisata.
"Kami minta untuk merancang langkah kedepan dan kami siap mengawal," kata politisi muda PKB asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar itu.
(msd)
Lihat Juga :