Pedagang Rentan Terpapar COVID-19, Pasar Jaya Klaim Sudah Terapkan Protokol Kesehatan
Kamis, 02 Juli 2020 - 17:17 WIB
Lebih lanjut Ratih mengungkapkan Gubernur DKI Jakarta telah mengerahkan petugas untuk disebar ke seluruh pasar. "Gubernur mengerahkan 5.500 personel untuk disebar ke 148 pasar (di Jakarta) untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan dengan sistem dua shift," ungkapnya.
Selain itu upaya lain untuk mencegah penularan COVID-19, dilakukan dengan penyemprotan disinfektan secara rutin di setiap pasar. “Jika ada yang terindikasi positif akan ada penutupan sementara untuk dilakukan pembersihan (penyemprotan disinfektan) selama tiga hari," pungkasnya. (Baca juga; Tutup Selama Tiga Hari, Pasar Kopro Kembali Dibuka )
Ratih tak lupa berpesan agar kolaborasi antar pihak perlu dilakukan dan mentaati protokol kesehatan agar ke depannya menjadi lebih baik. "Kolaborasi yang erat di pasar dengan seluruh dinas DKI, TNI / Polri dan masyarakat tetap dijalankan, kita harus tertib dan taat prosedur di pasar dan tidak ada lagi pelanggaran agar ke depannya menjadi lebih baik," tutup Ratih.
Selain itu upaya lain untuk mencegah penularan COVID-19, dilakukan dengan penyemprotan disinfektan secara rutin di setiap pasar. “Jika ada yang terindikasi positif akan ada penutupan sementara untuk dilakukan pembersihan (penyemprotan disinfektan) selama tiga hari," pungkasnya. (Baca juga; Tutup Selama Tiga Hari, Pasar Kopro Kembali Dibuka )
Ratih tak lupa berpesan agar kolaborasi antar pihak perlu dilakukan dan mentaati protokol kesehatan agar ke depannya menjadi lebih baik. "Kolaborasi yang erat di pasar dengan seluruh dinas DKI, TNI / Polri dan masyarakat tetap dijalankan, kita harus tertib dan taat prosedur di pasar dan tidak ada lagi pelanggaran agar ke depannya menjadi lebih baik," tutup Ratih.
(wib)
Lihat Juga :