Ponpes Gontor Akui Ada Penganiayaan Santri hingga Meninggal, Pelaku Dikeluarkan Permanen
Selasa, 06 September 2022 - 06:41 WIB
"Menyikapi hal ini, kami mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat, yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan dari Pondok Modern Darussalam Gontor secara permanen dan langsung mengantarkan mereka kepada orang tua mereka masing-masing," katanya Senin (5/9/2022).
Pihaknya juga siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. "Kami pihak Pondok Modern Darussalam Gontor masih terus berusaha intens menjalin komunikasi dengan keluarga Almarhum Ananda AM untuk mendapatkan solusi-solusi terbaik dan untuk kemaslahatan bersama," imbuh Noor Syahid.
Selain itu, pihaknya sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum. Pihaknya juga meminta maaf kepada orangtua dan keluarga almarhum, jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka.
"Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Pada prinsipnya kami, tidak mentoleransi segala aksi kekerasan di dalam lingkungan pesantren," tandas Noor Syahid.
Sebelumnya, beredar video tangisan seorang ibu di Kota Palembang, pecah di hadapan pengacara kondang Hotman Paris. Dia melaporkan, anaknya yang sedang menjadi santri di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, tewas diduga akibat penganiayaan.
Pihaknya juga siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. "Kami pihak Pondok Modern Darussalam Gontor masih terus berusaha intens menjalin komunikasi dengan keluarga Almarhum Ananda AM untuk mendapatkan solusi-solusi terbaik dan untuk kemaslahatan bersama," imbuh Noor Syahid.
Selain itu, pihaknya sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum. Pihaknya juga meminta maaf kepada orangtua dan keluarga almarhum, jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka.
"Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Pada prinsipnya kami, tidak mentoleransi segala aksi kekerasan di dalam lingkungan pesantren," tandas Noor Syahid.
Sebelumnya, beredar video tangisan seorang ibu di Kota Palembang, pecah di hadapan pengacara kondang Hotman Paris. Dia melaporkan, anaknya yang sedang menjadi santri di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, tewas diduga akibat penganiayaan.
(msd)
Lihat Juga :