BBM Naik, Demokrat DKI Soroti Pemerintah yang Tidak Berhemat

Minggu, 04 September 2022 - 19:42 WIB
Mujiyono juga mempertanyakan kebocoran penyaluran BBM bersubsidi. "Pemerintah belum melakukan langkah-langkah konkret untuk mencegah kebocoran penyaluran BBM bersubsidi yang lari ke industri-industri besar. Jika kebocoran ini bisa ditekan, pemerintah tidak perlu menaikkan harga BBM bersubsidi," ujarnya.

“Kenaikan BBM akan menciptakan efek berantai berupa kenaikan harga-harga barang secara umum. Apalagi dari data BPS dan BI mencatat kenaikan harga pangan telah melewati angka 10 persen," lanjutnya.

Menurut dia, inflasi diprediksi menyentuh 7-8 persen jika harga BBM mencapai Rp10.000. Dalam hal ini, inflasi akan menurunkan daya beli masyarakat dan angka kemiskinan berpotensi melonjak signifikan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!