Larangan Kantong Plastik di Jakarta Sudah Disosialisasikan Sejak 2017
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:00 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih.Foto/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengaku sudah melakukan sosialisasi penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL) sejak 2017. Pengunaan KBRL diyakini dapat mengurangi kantong plastik .
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, kampanye pengunaan KBRL telah dilakukan di DKI Jakarta sejak 2017. Kemudian, setelah Peraturan Gubernur Nomor 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat mulai berlaku, enam bulan terhitung sejak tanggal diundangkan 27 Desember 2019.
Sosialisasi yang dilakukan adalah, pertama, menyebarluaskan Surat Edaran Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan template contoh himbauan (Poster/Banner/Spanduk) tanggal 20 Januari 2020 tentang pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat.
Kedua, Monitoring dan sosialisasi langsung ke lokasi sebanyak 85 lokasi Pusat Perbelanjaan/Mall, toko swalayan sebanyak 2.000 lebih lokasi, dan pasar rakyat sebanyak 158 lokasi. (Baca: Berlaku Hari Ini, Begini Alasan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, kampanye pengunaan KBRL telah dilakukan di DKI Jakarta sejak 2017. Kemudian, setelah Peraturan Gubernur Nomor 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat mulai berlaku, enam bulan terhitung sejak tanggal diundangkan 27 Desember 2019.
Sosialisasi yang dilakukan adalah, pertama, menyebarluaskan Surat Edaran Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan template contoh himbauan (Poster/Banner/Spanduk) tanggal 20 Januari 2020 tentang pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat.
Kedua, Monitoring dan sosialisasi langsung ke lokasi sebanyak 85 lokasi Pusat Perbelanjaan/Mall, toko swalayan sebanyak 2.000 lebih lokasi, dan pasar rakyat sebanyak 158 lokasi. (Baca: Berlaku Hari Ini, Begini Alasan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta)
Lihat Juga :