Pelindo Regional 4 Manado Gelar Program Menembus Batas Difablepreneur
Kamis, 01 September 2022 - 13:07 WIB
“Stigma yang masih bertahan hingga detik ini di sebagian besar masyarakat bahwa penyandang disabilitas adalah makhluk yang perlu dikasihani dan diberi santunan. Padahal mereka juga dapat berkarya apabila diberi kesempatan dan akses,” ujar Enriany.
Badai pandemi Covid-19 yang kini perlahan mulai berangsur reda, membuat banyak sektor usaha yang akhirnya harus beradaptasi kembali dan bertahan dengan caranya masing-masing. Salah satu faktor atau subjek yang terdampak adalah penyandang disabilitas.
Dampak ini membuat mereka semakin sulit untuk bertahan hidup. Di Indonesia, penyandang disabilitas banyak yang memiliki usaha, namun usaha yang mereka tekuni hampir tidak berkembang. Hal ini disebabkan karena penyandang disabilitas belum begitu memahami bagaimana mengembangkan usaha secara adaptif dan inovatif, serta ber-relasi dengan dunia digital yang semakin canggih.
“Dalam hal ini, Pelindo Regional 4 bersama dengan 'Menembus Batas' berkolaborasi dalam rangka pengembangan UMKM Penyandang Disabilitas, dengan memberikan kesempatan kepada 30 penyandang disabilitas di Manado yang memiliki usaha untuk dapat mengembangkan usahanya dengan memberikan pelatihan dan workshop wirausaha,” tuturnya.
General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Rudi Hartono Lontaan, menambahkan selama tiga hari para peserta program 'Menembus Batas Difablepreneur' akan mengikuti berbagai pelatihan, di antaranya dasar-dasar usaha, business model canvas, dan strategi marketing, serta keuangan usaha dan pengembangan usaha yang inovatif.
Badai pandemi Covid-19 yang kini perlahan mulai berangsur reda, membuat banyak sektor usaha yang akhirnya harus beradaptasi kembali dan bertahan dengan caranya masing-masing. Salah satu faktor atau subjek yang terdampak adalah penyandang disabilitas.
Dampak ini membuat mereka semakin sulit untuk bertahan hidup. Di Indonesia, penyandang disabilitas banyak yang memiliki usaha, namun usaha yang mereka tekuni hampir tidak berkembang. Hal ini disebabkan karena penyandang disabilitas belum begitu memahami bagaimana mengembangkan usaha secara adaptif dan inovatif, serta ber-relasi dengan dunia digital yang semakin canggih.
“Dalam hal ini, Pelindo Regional 4 bersama dengan 'Menembus Batas' berkolaborasi dalam rangka pengembangan UMKM Penyandang Disabilitas, dengan memberikan kesempatan kepada 30 penyandang disabilitas di Manado yang memiliki usaha untuk dapat mengembangkan usahanya dengan memberikan pelatihan dan workshop wirausaha,” tuturnya.
General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Rudi Hartono Lontaan, menambahkan selama tiga hari para peserta program 'Menembus Batas Difablepreneur' akan mengikuti berbagai pelatihan, di antaranya dasar-dasar usaha, business model canvas, dan strategi marketing, serta keuangan usaha dan pengembangan usaha yang inovatif.
Lihat Juga :