April-Mei, Tingkat Hunian Hotel di Sumsel hanya 18-19%

Rabu, 01 Juli 2020 - 11:56 WIB
"Karena harus jujur kita akui, adanya pandemi COVID-19 ini pariwisata adalah industri yang paling terpuruk, karena adanya pelarangan pendatang baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, secara bertahap kita sudah mulai izinkan pelaku pariwisata untuk melakukan aktivitas dengan tetap patuhi protokol kesehatan," kata Aufa.

Menurut Aufa, pihaknya bersama Dinas Pariwisata Kota Palembang dan PHRI Provinsi Sumsel sudah melakukan monitoring terkait penerapan protokol kesehatan ke sejumlah hotel, restoran dan tempat-tempat pariwisata di Kota Palembang.

"Semuanya sudah siap dengan penerapan protokol kesehatan, sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing pelaku industri pariwisata," jelasnya. (Baca juga: Beraksi Siang Bolong, Begal di Palembang Rampas Mobil Wanita)

Ditambahkannya, saat ini pihaknya sedang berupaya memotivasi para pelaku industri pariwisata dengan cara memberikan penghargaan kepada pelaku industri pariwisata, yang betul-betul sudah menerapkan protokol kesehatan di new normal.

"Artinya, betul-betul mereka memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada pengunjung yang datang," tandasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!