Pemkab Diminta Efektif Gunakan Anggaran untuk Membangun Kobar
Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:43 WIB
Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) dari Fraksi Nasdem Suderajad Akbar meminta pemerintah daerah agar lebih efektif dalam menggunakan anggaran pembangunan di bidang infrastruktur. iNews TV/Sigit
KOTAWARINGIN BARAT - Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) dari Fraksi Nasdem Suderajad Akbar meminta pemerintah daerah agar lebih efektif dalam menggunakan anggaran pembangunan di bidang infrastruktur .
Menurutnya, perencanaan maupun penggunaan anggaran tersebut harus dimanfaatkan untuk pembangunan yang sifatnya menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.
"Kepada rekan-rekan eksekutif pemerintah daerah agar fokuskan perencanaan, penggunaan dan pelaksanaan anggaran secara efektif untuk kepentingan masyarakat yang lebih prioritas," ujar Akbar, Selasa (23/8/2022).
Ia mengkritisi adanya pembangunan plangson dan trotoar di sejumlah jalan protokol di dalam kota Pangkalan Bun yang terkesan pemborosan anggaran daerah, mengingat kondisi keduanya masih layak.
Padahal, lanjut Akbar, anggaran tersebut sejatinya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan banjir dadakan yang melanda kawasan permukiman terutama saat kondisi curah hujan tinggi.
“Beberapa kali saya sampaikan masalah parit di jalan Rambutan ini sangat urgent. Saya beberapa hari lewat situ banjir lagi, karena memang tidak ada parit. Saya nongkrong di bundaran kenapa plangson lagi dibongkar, sudah bagus dibongkar lagi. Padahal ada yang lebih mengena untuk kepentingan masyarakat karena rumahnya banjir," katanya.
Menurutnya, perencanaan maupun penggunaan anggaran tersebut harus dimanfaatkan untuk pembangunan yang sifatnya menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.
"Kepada rekan-rekan eksekutif pemerintah daerah agar fokuskan perencanaan, penggunaan dan pelaksanaan anggaran secara efektif untuk kepentingan masyarakat yang lebih prioritas," ujar Akbar, Selasa (23/8/2022).
Ia mengkritisi adanya pembangunan plangson dan trotoar di sejumlah jalan protokol di dalam kota Pangkalan Bun yang terkesan pemborosan anggaran daerah, mengingat kondisi keduanya masih layak.
Padahal, lanjut Akbar, anggaran tersebut sejatinya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan banjir dadakan yang melanda kawasan permukiman terutama saat kondisi curah hujan tinggi.
“Beberapa kali saya sampaikan masalah parit di jalan Rambutan ini sangat urgent. Saya beberapa hari lewat situ banjir lagi, karena memang tidak ada parit. Saya nongkrong di bundaran kenapa plangson lagi dibongkar, sudah bagus dibongkar lagi. Padahal ada yang lebih mengena untuk kepentingan masyarakat karena rumahnya banjir," katanya.
Lihat Juga :