Bikin Polusi, Warga Protes Pembakaran Sampah Peternakan Kambing

Selasa, 30 Juni 2020 - 15:42 WIB
"Sebenarnya kami tidak sengaja kalau asapnya sampai ke perumahan. Itu petani juga sering, bahkan saya sendiri biasanya ikut mengingatkan mereka," ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Tembalang, Nur Fatoni selaku mediator berharap semua pihak bisa saling memahami. Dia menyimpulkan, pasca ini peternak tidak boleh melakukan pembakaran lagi, dengan alasan apapun.

"Harapan kami, untuk sisa-sisa makanan ternak yang biasanya dibakar, ke depan dapat diolah menjadi pupuk. Ini justru lebih bermanfaat, sekaligus mengurangi bau juga," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengingatkan warga supaya jangan melakukan pembakaran sampah jenis apapun. Sebab, selain ada aturan larangannya juga dapat menimbulkan efek negatif.

Dia menerangkan, pembakaran sampah jelas akan menimbulkan karbon, CO2, polusi udara. Apalagi jenis sampah basah yang membuat lebih banyak asap, dampaknya bisa mengganggu kesehatan.

Disebutkan, larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!