Berhasil Terapkan P2L, KWT Binama Pasok Sayuran ke Pasar Modern

Selasa, 30 Juni 2020 - 08:35 WIB
"Selain kontinu menanam sayuran kami juga memiliki screen house persemaian. Termasuk melakukan pengolahan sayuran dan tanaman toga yang tidak masuk ke grade pasar modern menjadi keripik," kata Ratna kepada SINDOnews, Senin (29/6/2020).

Dia mengemukakan, beberapa waktu lalu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat kunjungan kerja ke Lembang, menyempatkan diri meninjau Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) KWT Binama didampingi pejabat Eselon I dan II Lingkup Kementan.

Di hadapan Mentan, Ratna mengemukakan, pemasarannya dibagi ke pasar modern, pasar tradisional, dan warung dengan sayuran grade C. Pertanian yang dikembangkan dengan goes to organic, kini memiliki omzet Rp2-3 juta/bulan.

Mentan Syahrul Yasin Limpo menyebutkan pemanfaatan pekarangan oleh KWT Binama dapat menopang konsumsi dan memenuhi gizi keluarga. Bahkan bisa juga dijual sehingga dapat meningkatkan pendapatan.

“Ayo, dukung ibu-ibu dan seluruh masyarakat memanfaatkan pekarangan. Karena lahan pekarangan se-Indonesia mencapai 10 juta hektare. Itu menjadi modal dasar ditambah dengan iklim tropis yang sangat cocok untuk budidaya pertanian," ujar Mentan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!