Profil RA Wiriadinata, Pendamping Ali Sadikin yang Punya Pengalaman Mentereng di TNI AU
Selasa, 02 Agustus 2022 - 07:02 WIB
Jauh sebelum duduk di pemerintahan, dikutip dari situs tni.mil.id, RA Wiriadinata mengawali karier di AURI sejak tahun 1940 setelah lulus dari pendidikan di vliegtuigmakerschool militaire luchtvaart andir Bandung.
Di Pangkalan Udara Andir Bandung, dia sebagai teknisi pesawat terbang lalu pindah tugas ke Pangkalan Udara Maospati Madiun. Di pangkalan udara ini, Wiriadinata dan pasukannya yang terdiri atas anggota pangkalan dan Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) mempertahankan pangkalan udara dari serangan tentara Belanda saat terjadi agresi militer.
Wiriadinata juga dipercaya memimpin pasukan Penembahan Senopati 105 yang dikenal dengan sebutan pasukan Garuda Mulya yang beroperasi di sekitar Yogyakarta dan Surakarta (Solo) dalam melawan agresi militer Belanda tahun 1947 dan 1948.
Selama menjadi tentara/Kopasgat, RA Wiriadinata telah melewati berbagai penugasan mulai penumpasan DI/TII dan Apra di Bandung, penumpasan pemberontakan Andi Aziz di Makassar, penumpasan PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi Utara, pembebasan Irian Barat, serta operasi-operasi militer lainnya.
Baca juga: Kisah Ali Sadikin Mengejar dan Menampar Sopir Truk ALRI yang Ugal-ugalan
Di Pangkalan Udara Andir Bandung, dia sebagai teknisi pesawat terbang lalu pindah tugas ke Pangkalan Udara Maospati Madiun. Di pangkalan udara ini, Wiriadinata dan pasukannya yang terdiri atas anggota pangkalan dan Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) mempertahankan pangkalan udara dari serangan tentara Belanda saat terjadi agresi militer.
Wiriadinata juga dipercaya memimpin pasukan Penembahan Senopati 105 yang dikenal dengan sebutan pasukan Garuda Mulya yang beroperasi di sekitar Yogyakarta dan Surakarta (Solo) dalam melawan agresi militer Belanda tahun 1947 dan 1948.
Selama menjadi tentara/Kopasgat, RA Wiriadinata telah melewati berbagai penugasan mulai penumpasan DI/TII dan Apra di Bandung, penumpasan pemberontakan Andi Aziz di Makassar, penumpasan PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi Utara, pembebasan Irian Barat, serta operasi-operasi militer lainnya.
Baca juga: Kisah Ali Sadikin Mengejar dan Menampar Sopir Truk ALRI yang Ugal-ugalan
Lihat Juga :