Muhammad Fauzi Bahas Pengkaderan HMI di Era Digital

Minggu, 31 Juli 2022 - 23:11 WIB
Selain itu, menurut Fauzi, HMI dan KAHMI sudah harus mulai memikirkan tentang pola pengkaderan dengan mempertimbangkan perubahan zaman yang semakin terdigitalisasi. Seperti halnya kampus dan perkuliahan yang ke depan kemungkinan sudah semakin sedikit pertemuan tatap muka.

“Bisa saja lima tahun ke depan, kuliah sudah lebih banyak sistem daring/online. Sehingga HMI pun sudah harus memikirkan sejak sekarang, pola pengkaderan yang serupa. Tentu dengan berbagai pertimbangan tentang kualitas kader nantinya. Tetapi pola itu sudah mesti dipikirkan,” jelas Fauzi.

Peran KAHMI juga dinilai penting untuk ikut memberi masukan tentang eksistensi HMI di era digital saat ini. “Sebab, HMI itu napasnya adalah pengkaderan. Sehingga pengkaderan harus mampu tetap hadir di semua kondisi zaman. Jika tidak ada pengkaderan, maka HMI tidak akan lagi eksis, jika HMI tidak lagi eksis, maka KAHMI juga tidak akan ada,” terangnya.

Salah satu hal yang menjadi tantangan era digital saat ini adalah infrastruktur yang belum merata. Masih banyak wilayah di Indonesia yang tidak tersentuh infrastruktur digital.

“Ini menjadi tanggung jawab dan pekerjaan rumah pemerintah dan juga semua pihak untuk menghadirkan pemerataan dari aspek infrastruktur digital. Agar tidak ada ketimpangan dan mempercepat penyesuaian masyarakat di era saat ini,” tandas suami Bupati Lutra Indah Putri Indriani ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!