1.500 Lebih Ternak di Provinsi Sulsel Sudah Terinfeksi PMK
Minggu, 31 Juli 2022 - 16:13 WIB
Apalagi, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan ganti rugi kepada peternak yang hewan ternaknya dipotong bersyarat.
"Jadi saya kira jika betul-betul ada ternak yang terkonfirmasi dan jumlahnya masih kecil, itu lebih bagus dilakukan pemotongan bersyarat," jelasnya.
Untuk biaya kompensasi ganti rugi, lanjut Muas, pemerintah akan membayarkan masing-masing per ekornya Rp10 juta untuk sapi, Rp1,5 juta untuk kambing dan Rp2 juta untuk babi.
"Kami sudah rapat koordinasi seluruh Indonesia, dipimpin Sekjen Direktorat Peternakan. Itu sudah ada keputusan untuk biaya pengantian pemusnahan hewan itu (untuk sapi) Rp10 juta per ekor," jelasnya.
Di samping itu, langkah pencegahan juga dilakukan terhadap hewan-hewan yang masih sehat dengan menyuntikkan vaksin. Sejauh ini, Pemprov Sulsel telah meberima 15.000 dosis vaksin PMK.
Baca Juga: Waspada! Provinsi Sulsel Masuk Zona Merah PMK
Sebanyak 12.000 dosis di antaranya telah didistribusikan ke kabupaten/kota terdampak. Meski begitu, Pemprov Sulsel juga berencana mengajukan penambahan vaksin seiring dengan penambahan kasus.
"Kami mengusul, meminta sekitar 2,5 juta dosis sesuai dengan hasil perhitungan kebutuhan," pungkasnya.
"Jadi saya kira jika betul-betul ada ternak yang terkonfirmasi dan jumlahnya masih kecil, itu lebih bagus dilakukan pemotongan bersyarat," jelasnya.
Untuk biaya kompensasi ganti rugi, lanjut Muas, pemerintah akan membayarkan masing-masing per ekornya Rp10 juta untuk sapi, Rp1,5 juta untuk kambing dan Rp2 juta untuk babi.
"Kami sudah rapat koordinasi seluruh Indonesia, dipimpin Sekjen Direktorat Peternakan. Itu sudah ada keputusan untuk biaya pengantian pemusnahan hewan itu (untuk sapi) Rp10 juta per ekor," jelasnya.
Di samping itu, langkah pencegahan juga dilakukan terhadap hewan-hewan yang masih sehat dengan menyuntikkan vaksin. Sejauh ini, Pemprov Sulsel telah meberima 15.000 dosis vaksin PMK.
Baca Juga: Waspada! Provinsi Sulsel Masuk Zona Merah PMK
Sebanyak 12.000 dosis di antaranya telah didistribusikan ke kabupaten/kota terdampak. Meski begitu, Pemprov Sulsel juga berencana mengajukan penambahan vaksin seiring dengan penambahan kasus.
"Kami mengusul, meminta sekitar 2,5 juta dosis sesuai dengan hasil perhitungan kebutuhan," pungkasnya.
Lihat Juga :