Gerombolan Pemuda yang Ngamuk di Sukajadi Diduga Mabuk
Minggu, 28 Juni 2020 - 13:56 WIB
Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari itu, beberapa warga Kelurahan Sukawarna terluka akibat sabetan senjata tajam jenis golok dan pecahan botol yang digunakan para pelaku untuk menganiaya.
Sebelum melakukan penyerangan, kelompok pemuda tersebut menggedor pintu salah satu rumah di lokasi kejadian. Saat menggedor pintu, kata Rahayu, pelaku mengaku polisi. (BACA JUGA: Cegah Kerumunan, Polisi Tutup Jalan Protokol Setiap Malam )
"Pelaku menggedor pintu rumah warga sambil berteriak, 'buka, saya polisi!'. Setelah dibuka, pelaku menyerang korban menggunakan botol dan senjata tajam," ujar Rahayu.
Setelah melakukan penyerangan dan melukai korban, para pelaku melarikan diri. Akibat aksi kekerasan tersebut, dua warga Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.
"Kedua korban sudah dibawa ke Rumah Rakit Advent untuk mendapatkan penanganan medis. "Saat ini para pelaku dalam proses pencarian oleh Unit Reskrim Polsek Sukajadi," ujar Kasubbag Humas.
Sebelum melakukan penyerangan, kelompok pemuda tersebut menggedor pintu salah satu rumah di lokasi kejadian. Saat menggedor pintu, kata Rahayu, pelaku mengaku polisi. (BACA JUGA: Cegah Kerumunan, Polisi Tutup Jalan Protokol Setiap Malam )
"Pelaku menggedor pintu rumah warga sambil berteriak, 'buka, saya polisi!'. Setelah dibuka, pelaku menyerang korban menggunakan botol dan senjata tajam," ujar Rahayu.
Setelah melakukan penyerangan dan melukai korban, para pelaku melarikan diri. Akibat aksi kekerasan tersebut, dua warga Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.
"Kedua korban sudah dibawa ke Rumah Rakit Advent untuk mendapatkan penanganan medis. "Saat ini para pelaku dalam proses pencarian oleh Unit Reskrim Polsek Sukajadi," ujar Kasubbag Humas.
(awd)
Lihat Juga :