Geger Bocah Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, LPA Jabar: Dia Alami Trauma Hebat

Kamis, 21 Juli 2022 - 15:22 WIB
Meski begitu, Diana mengatakan, pihaknya masih mencoba melakukan sejumlah pendalaman untuk mengetahui pasti kronologis peristiwa tersebut."Kami sedang mencari info lain, apakah ada penyakit lain yang diderita anak atau murni dari dia gak mau makan karena saking tertekannya," katanya.

Selain melakukan pendalaman, Diana juga meminta pihak perlindungan anak di Kabupaten Tasikmalaya mulai menjalin komunikasi dengan para terduga pelaku. Dia menegaskan, jangan sampai ada korban lain akibat ulah mereka.

"Mencoba untuk diskusi juga dengan anak-anak yang menjadi pelaku, khawatir ada korban lain dari mereka atau bahkan ada pelaku orang dewasa yang melakukan hal tersebut," bebernya. Baca juga: Kak Seto soal PTM di Tengah Kenaikan Kasus Covid-19: Jangan Coba-coba Buat Anak

Lebih lanjut Diana menilai, peristiwa tersebut tak lepas dari kesalahan pola asuh orang tua. Selain itu, Diana pun menyesalkan kurang baiknya sistem perlindungan digital bagi anak-anak di Indonesia.

"Tidak ada perlindungan digital yang dilakukan oleh pemerintah karena hampir semua anak-anak kita mempunyai handphone dan memang saat ini dunia digitalnya sangat mengkhawatirkan. Itu menjadi faktor utama kenapa hal tersebut terjadi pada anak-anak kita," tandasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!