Akses Pejabat Partai Komunis China Masuk ke Amerika Dibatasi
Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:23 WIB
Pada hari Kamis, Senat AS yang dikuasai Partai Republik meloloskan undang-undang bipartisan yang akan menjatuhkan sanksi wajib pada orang atau perusahaan yang mendukung upaya untuk membatasi otonomi Hong Kong. Baca : Warga AS Terinfeksi Virus Corona Diduga Melebihi 20 Juta Orang
Langkah tersebut mencakup sanksi sekunder pada bank yang melakukan bisnis dengan siapa pun yang mendukung tindakan keras terhadap otonomi wilayah, yang berpotensi memotongnya dari mitra Amerika dan membatasi akses ke transaksi dolar AS.
Langkah ini dilakukan jelang pertemuan parlemen China minggu depan yang diharapkan akan memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru bagi Hong Kong. Undang-undang kontroversial itu telah meresahkan sejumlah negara Barat dan aktivis demokrasi di wilayah administrasi khusus itu.
Undang-undang itu diharapkan akan diberlakukan oleh badan pembuat keputusan parlemen China pada pertemuan tiga hari yang dimulai pada hari Minggu. Baca Juga : Netanyahu Kirim Bos Mossad Temui Raja Yordania, Bahas Pencaplokan
Undang-undang keamanan China bertujuan untuk mengatasi separatisme, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing, meskipun tidak jelas kegiatan apa yang akan membentuk kejahatan semacam itu dan seperti apa hukumannya. China mengatakan hanya akan menargetkan sekelompok kecil pembuat onar.
Langkah tersebut mencakup sanksi sekunder pada bank yang melakukan bisnis dengan siapa pun yang mendukung tindakan keras terhadap otonomi wilayah, yang berpotensi memotongnya dari mitra Amerika dan membatasi akses ke transaksi dolar AS.
Langkah ini dilakukan jelang pertemuan parlemen China minggu depan yang diharapkan akan memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru bagi Hong Kong. Undang-undang kontroversial itu telah meresahkan sejumlah negara Barat dan aktivis demokrasi di wilayah administrasi khusus itu.
Undang-undang itu diharapkan akan diberlakukan oleh badan pembuat keputusan parlemen China pada pertemuan tiga hari yang dimulai pada hari Minggu. Baca Juga : Netanyahu Kirim Bos Mossad Temui Raja Yordania, Bahas Pencaplokan
Undang-undang keamanan China bertujuan untuk mengatasi separatisme, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing, meskipun tidak jelas kegiatan apa yang akan membentuk kejahatan semacam itu dan seperti apa hukumannya. China mengatakan hanya akan menargetkan sekelompok kecil pembuat onar.
(sri)
Lihat Juga :